Kabinet Jokowi

Mendag Agus Suparmanto Diharap Bisa Lanjutkan Keberhasilan Enggartiasto Kendalikan Harga Pangan

Sebuah keberhasilan itu harus dipertahankan. Kalau yang baik itu perbaiki. Kalau ada yang kurang itu ditambah dan diperbaiki," harapnya.

Mendag Agus Suparmanto Diharap Bisa Lanjutkan Keberhasilan Enggartiasto Kendalikan Harga Pangan
Dok Humas Kementerian Perdagangan
Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita bertemu dengan Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di kantor WTO di Jenewa, Swiss, Kamis (22/11). 

Presiden Joko Widodo, Indonesia telah membuka sejumlah jalur perjanjian perdagangan internasional di periode 2014-2019.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan juga dinilai berhasil menjaga stabilitas harga pangan.

Keberhasilan tersebut dinilai pengamat tidak lepas dari sosok Enggartiasto Lukita yang kurang lebih tiga tahun mengisi posisi menteri perdagangan di periode pertama pemerintahan Jokowi.

Direktur Eksekutif Lembaga untuk Transparansi dan Akuntabilitas Anggaran (LETRAA) Yenny Sucipto menilai Enggar telah membuka pintu untuk internasional lebih baik. Ini menaikan bargaining positition (posisi tawar) Indonesia di regional dan internasional.

Ia menilai apa yang dikerjakan Enggar sudah baik.  "Tinggal analisis kontalasi di tingkat internasional. Harus meningkatkan bargaining. kita jangan menjadi bagian yang pasif. Harus memiliki bargain kuat dalam perdagangan internasional," kata Yenny kepada wartawan, Kamis (24/10/2019).

VIDEO: Pemain Sinetron Madun Ibnu Rahim Diciduk Polisi Karena Narkoba

Dikatakan Yenny pemerintah di periode kedua Jokowi harus tetap memperhatikan daya saing Indonesia yang masih lemah. Karena bentuk persyaratannya terlalu mudah, grade Indonesia kalah dengan negara lain seperti perjanjian G to G memberikan kebutuhan persyaratan untuk Indonesia. Terlebih, lanjut dia, beberapa analisis kadang tidak memperhatikan itu.

Menteri perdagangan selanjutnya, Agus Suparmanto, kata dia, juga harus meniru yang telah dicapai oleh Enggar.

VIDEO: Electric Jakarta Marathon 2019 Diminati Pelari

Seperti menjaga stabilitas harga pangan. Kemudian, jalur perdagangan internasional yang telah dibuka harus terus dijaga kelanjutannya.

"ISebuah keberhasilan yang baru untuk visi presiden ke depannya.  Harus dilanjutkan menteri selanjutnya. Sebuah keberhasilan itu harus dipertahankan. Kalau yang baik itu perbaiki. Kalau ada yang kurang itu ditambah dan diperbaiki," harapnya.

Apalagi, lanjutnya, periode kedua Jokowi tidak perlu merombak sistem yang sudah ada. Jokowi sendiri menyatakan semua kementerian atau lembaga tidak memiliki visi misi, melainkan menjalankan misi presiden dan wakilnya.

Halaman
123
Editor: Ahmad Sabran
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved