Kabinet Jokowi

MENAG dari TNI Diminta Berantas Radikalisme, Inilah Peringatan Kiyai NU dan Prof dari Australia

PROF Hukum dan ulama NU ingatkan Menteri Agama apa itu radikalisme dan jangan salah gunakan pendekatan militer untuk menghadapinya.

MENAG dari TNI Diminta Berantas Radikalisme, Inilah Peringatan Kiyai NU dan Prof dari Australia
Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim
Jenderal (Purn) Fachrul Razi datang ke Istana memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo 

PROF Hukum dan ulama NU ingatkan Menteri Agama apa itu radikalisme dan jangan salah gunakan pendekatan militer untuk menghadapinya.

PRO Kontra pengangkatan Menteri Agama Fachrul Razi masih berlanjut.

Apalagi, Presiden Joko Widodo memberi pesan khusus kepada Menteri Agama Fachrul Razi untuk memberantas radikalisme.

Salah satu pengurus MUI Kyai Cholil Nafis sudah menyoroti apa itu radikalisme dan dia menyebut tak semata-mata masalah agama.

Harus bisa dijelaskan pengertian radikalisme dan cara identifikasi radikalisme.

Radikalisme juga banyak terjadi karena perasaan ketidakadilan yang dirasakan oleh para pelaku.

Karena itu, wajar jika Menteri Agama Fachrul Razi yang berlatar belakang militer dan diminta berantas radikalisme itu diprotes sejumlah kiyai Nahdlatul Ulama (NU).

"Dengan ditunjuknya menteri agama berlatarbelakang militer itu mengkhawatirkan penyelesaian deradikalisasi dengan penyelesaian militerasi, sehingga agenda reformasi akan terpasung kembali," ujar Cholil Nafis dalam sebuah wawancara dengan Tv One. 

Guru Besar Hukum Monash Law School, Australia, Prof Nadirsyah Hosen, kemudian menulis artikel singkat terkait radikalisme.

Nadirsyah Hosen juga seorang kiyai dan menjadi Rais Syuriah Nahdlatul Ulama cabang istimewa di Australia/Selandia Baru.

Halaman
123
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved