Jakarta

Kerap Dikurung, Balita yang Dibunuh Ibu Kandung Disebut Anak Periang

Balita ZNL, korban pembunuhan ibu kandung sendiri ternyata merupakan anak yang riang. Meski kerap terkurung di dalam rumah, anak tersebut kerap menyap

Penulis: Desy Selviany | Editor: Hertanto Soebijoto
Seorang balita tewas dengan tubuh penuh luka, diduga karena dianiaya ibunya sendiri. 

Baik ZNL ataupun saudara kembarnya sama-sama tidak pernah keluar dari rumah tersebut.

Roby dan para tetangga mengaku kaget dan geram saat mengetahui anak tersebut penuh dengan luka lebam di tubuhnya.

"Kalau kata tetangga yang membawa anak itu ke dokter saat keracunan air, dokter menemukan banyak luka lebam, tapi saya tidak tahu pasti, karena itu kata tetangga," jelas Roby.

 Tak Dipilih Jokowi, Ignasius Jonan Curhat Tak Pernah Duduki Kursi Menteri Hingga Minta Maaf

Semenjak kejadian pembunuhan itu, kontrakan NP dan suaminya di lantai dua saat ini sudah gelap.

Hanya helm ojek online tergantung di ketinggian rumah kontrakan tersebut.

Diberitakan TribunJakarta sebelumnya Polisi menjelaskan penyebab meninggalnya balita perempuan berinisial ZNL (2,5 tahun) yang tewas di tangan NP (21) selaku ibu kandungnya.

Kapolsek Kebon Jeruk, AKP Erick Sitepu mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan forensik, ZNL tewas karena kelebihan cairan di dalam paru-parunya.

Hal tersebut lantaran pada hari kejadian Jumat (18/10/2019) pekan lalu, NP tega mencekoki ZNL hingga delapan cangkir air putih.

 PA 212 Minta Prabowo Pulangkan Rizieq Shihab dalam Waktu 100 Hari, Gerindra: Itu Bukan Tugas Menhan

"Jadi saat pelaku mau memberikan makan ke korban, korban malah hanya minta minum saja. Pelaku pun kesal dan mengambil cangkir dari galon untuk diminumkan kepada korban sampai berkali-kali," kata Erick saat merilis kasus tersebut di Mapolsek Kebon Jeruk, Jumat (25/10/2019).

Erick menuturkan bahwa korban saat itu sempat menolak dan menangis.

Namun pelaku tetap memaksanya untuk minum dengan mendekap hidung korban.

"Setelah korban lemas dan perutnya membesar korban kemudian diletakan ke lantai oleh pelaku," kata Erick.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved