Breaking News:

Novel Baswedan Diteror

Jokowi Bakal Kejar Kasus Novel Baswedan ke Kapolri Baru, Sebut Ada Perkembangan Sangat Baik

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) akan mengejar Kapolri baru untuk segera menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Henry Lopulalan
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan disambut pimpinan KPK, mantan pimpinan KPK, aktivis anti korupsi serta karyawan KPK saat kedatangan Novel di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/2). 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) akan mengejar Kapolri baru untuk segera menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Setelah Tito Karnavian ditunjuk sebagai Menteri Dalam Negeri, Jokowi telah menyodorkan nama Kabareskrim Komisaris Jenderal Idham Azis ke DPR untuk dijadikan Kapolri.

"Mengenai kasus (Novel Baswedan) yang ditanyakan tadi, nanti saya kira akan saya kejar ke Kapolri yang baru agar segera diselesaikan," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10/2019).

Tersangka ke-16 Menyerahkan Diri, Ninoy Karundeng Diminta Selesaikan Masalah Secara Kekeluargaan

Jokowi mengaku telah mendapatkan laporan dari Tito Karnavian sebelum resmi menjabat Mendagri, terkait perkembangan kasus penyiraman Novel Baswedan.

"Saya kira ada perkembangan yang sangat baik dan nanti akan segera diteruskan ke Kapolri yang baru."

"Dan segera diumumkan kalau memang betul-betul selesai. Ini bukan kasus yang mudah," papar Jokowi.

Mahfud MD Ungkap Kini Menko Punya Kewenangan Batalkan Kebijakan Menteri Lain

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memastikan Presiden Jokowi menagih janji Kapolri Jenderal Tito Karnavian, soal perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Sebelumnya, Jokowi memberikan tenggat waktu tiga bulan kepada Kapolri, untuk mengusut kasus penyiraman air keras tehadap Novel Baswedan.

"Kebiasaan yang dijalankan oleh Pak Jokowi begitu."

 Imam Nahrawi Ajukan Praperadilan Lawan KPK, Sebut Staus Tersangkanya Tidak Sah

"Beliau selalu mengecek perkembangan pekerjaan yang telah beliau perintahkan," tegas Moeldoko di Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved