Kabinet Jokowi

BUKA-bukaan Presiden Jokowi Ungkap Alasan Pilih Terawan, Tito Karnavian Hingga ST Burhanuddin

Dari sekian banyak menteri Jokowi memilih Kepala RSPAD dr Terawan, Kapolri Tito Karnavian dan ST Burhanuddin

BUKA-bukaan Presiden Jokowi Ungkap Alasan Pilih Terawan, Tito Karnavian Hingga ST Burhanuddin
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
38 Menteri Kabinet Indonesia Maju dilantik di Istana Negara pada Rabu (23/10/2019) 

Presiden Jokowi sudah memilih dan melantik para menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Dari sekian banyak menteri Jokowi memilih Kepala RSPAD dr Terawan, Kapolri Tito Karnavian dan ST Burhanuddin

Berdasarkan keterangan dari Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, saat bertemu wartawan di Istana, Kamis (24/10/2019) Presiden menjelaskan dr Terawan Agus Putranto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala RSPAD Gatot Soebroto berpengalaman dalam hal manajemen kesehatan.

dr Terawan 

Dokter Terawan, dokter Kepresiden RI memberi keterangan pada detik-detik terakhir Ani Yudhoyono
Dokter Terawan, dokter Kepresiden RI memberi keterangan pada detik-detik terakhir Ani Yudhoyono (capture Kompas TV)

Apalagi, Presiden menjelaskan saat memimpin RSPAD dr Terawan melakukan tugasnya dengan baik.

Jokowi Sudah Siapkan Wamen dari Partai dan Profesional: Saya Harap Mereka Bantu Kerja Menterinya

"Menteri ini titik beratnya lebih pada pengelolaan, lebih kepada manajemen. Baik itu manajemen anggaran, baik itu manajemen personalianya yang ada di Kementerian Kesehatan, baik manajemen mendistribusikan anggaran agar betul-betul bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Presiden Jokowi.

"Sehingga menterinya harus memiliki pengalaman dan manajemen yang baik. Saya lihat dr. Terawan dalam mengelola RSPAD memiliki kemampuan," jelasnya.

Alasan kedua, dr. Terawan memiliki rekam jejak yang diakui di dunia internasional, yaitu pernah didaulat menjadi Ketua International Committee on Military Medicine (ICMM), sebuah organisasi dokter militer dunia.

WIRANTO Ingin Bertemu Mahfud MD yang Resmi Menjabat Menkopolhukam, Sampai Harus Izin dari RSPAD

Selain itu, pengalaman dr. Terawan di lapangan juga dibutuhkan untuk menghadapi bencana dan ancaman endemik.

"Kita ini selalu berada dalam posisi bencana dan ancaman endemik di Indonesia masih ada. Saya lihat waktu beberapa kali saya undang, orientasinya adalah preventif. Itu yang akan lebih dititikberatkan. Artinya yang berkaitan dengan pola hidup sehat, pola makan yang sehat, olahraga yang sehat, bukan titik beratnya pada mengurusi yang telah sakit. Membuat rakyat kita sehat. Saya kira itu," jelasnya.

Halaman
123
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved