Berita Video

VIDEO: Pemodal Kelompok Ketapel dan Bom Karet Dibekuk, Salah Satunya Ibu Rumah Tangga

Keduanya adalah SR yang berprofesi sebagai driver taksi onlen, dan RA, yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Keduanya dibekuk di Tambun, Bekasi, p

VIDEO: Pemodal Kelompok Ketapel dan Bom Karet Dibekuk, Salah Satunya Ibu Rumah Tangga
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Pengungkapan kelompok yang menyiapkan ketapel peluru gotri dan 'bom' bola karet di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/10/2019). 

Polda Metro Jaya kembali membekuk dua orang penyandang dana kelompok ketapel berpeluru gotri dan ban karet yang bisa meledak. Kelompok ini berencana menggagalkan acara pelantikan Presiden dan Wapres di DPR, 20 Oktober 2019 lalu, dengan melakukan kerusuhan.

Sebelumnya Polda Metro sudah membekuk enam anggota kelompok ini dari wilayah di Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Bogor, pekan lalu.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Metro Jaya, AKBP I Gede Nyeneng mengatakan dua orang yang diketahui terlibat mendanai kelompok ini kembali berhasil dibekuk pihaknya.

Keduanya adalah SR yang berprofesi sebagai driver taksi onlen, dan RA, yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Keduanya dibekuk di Tambun, Bekasi, pada Selasa (22/10/2019).

"Untuk SR, ia ikut memberikan uang atau sebagai penyandang dana dengan jumlah Rp 700 Ribu. Dana itu diberikan ke tersangka SH yang dibekuk sebelumnya dalam 2 tahap. Pertama adalah Rp 200 ribu dan kedua Rp 500 ribu," kata Gede di Mapolda Metro Jaya, Kamis (24/10/2019).

Selain memberikan dana kata Gede, SR juga berperan ikut dalam grup WhatsApp kelompok bernisial F, dimana para pelaku lain tergabung.

Sementara RA, seorang ibu rumah tangga yang ditangkap pihaknya kata Gede, diketahui turut menyumbang dana untuk kelompok ketapel ini sebesar Rp 75 Ribu.

"RA ini perannya juga sama dengan SR. Yakni ikut serta dalam grup WA, setelah bergabung dia juga memberikan bantuan uang dengan Rp 75 ribu. Semua dana yang diberikan SR dan RA itu digunakan untuk membeli perlengkapan terkait pembuatan bom ketapel," kata Gede.

Bahkan kata Gede, untuk tersangka SR saat diamankan disita senjata tajam berupa badik dari tangannya.

"Barang bukti lain yang disita dari mereka adalah rekening ATM, kartu identas mereka serta kartu relawan dari tersangka perempuan yang kami tangkal," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved