Berita Video
VIDEO: Electric Jakarta Marathon 2019 Diminati Pelari
Electric Jakarta Marathon 2019 yang bakal digelar pada 27 Oktober 2019 di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta Pusat.
Ibu Kota Jakarta bakal kembali menggelar ajang lari Jakarta Marathon untuk ketujuh kalinya sejak 2013.
Pada tahun ini, ajang lari marathon bertaraf internasional itu bakal mengusung tajuk Electric Jakarta Marathon 2019 yang bakal digelar pada 27 Oktober 2019 di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta Pusat.
Warga ibu kota banyak yang berminat menjadi peserta hingga mengincar juara dalam perlombaan tersebut.
Inggar Bayu satu dari pelari Jakarta Marathon mengatakan, dirinya turut serta mengikuti ajang lomba sekedar untuk memeriahkan serta merasakan euforia dalam lomba lari marathon tahunan ini.
Menurutnya, warga Jakarta tak boleh meninggalkan kesempatan event bertaraf internasional seperti ini. Sebab, dapat berpartisipasi dalam memperkenalkan Ibu Kota Indonesia kepada dunia.
"Kebetulan ini kota kelahiran saya, saya kerja di Jakarta juga. Bagaiman saya menaklukkan Jakarta Marathon, ibaratnya ada event ada tantangan kita coba ikut berpartisipasi, kita coba ikut tantangannya," ucap Bayu saat ditemui di bilangan Kuningan City, Jakarta Selatan, Kamis (24/10/2019).
Bayu yang mengaku, dirinya belum mampu mengikuti kategori full marathon dengan jarak lari 42,195 Km. Mesti penyuka olaharga lari, ia tak mau memaksakan diri dan lebih memilih mengikuti kategori half marathon dengan jarak 21 Km.
"Saya pingin banget meramaikan saja. Kebetulan saya gemar dengan gaya hidup lari. Rencana besok saya 21 Km. Doain ya. Ini pertama kali saya lari 21 Km," jawabnya sambil tersenyum.
Ditemui di kesempatan yang sama, Sismoko yang terhitung lanjut usia tak mau ketinggalan moment dalam ajang lari marathon tersebut.
Ia mengatakan, dirinya sengaja mengikuti ajang ini dikarenakan taraf event yang terhitung internasional.
"Ini salah satu event memang ingin saya ikuti. Karena ini event besar dibanding event-event yang lain," jelasnya.
Sismoko mengaku, dirinya hanya mengikuti kategori lari 5 Km dikarenakan faktor usia. Terlebih untuk menjadi juara, Ia hanya menjadikan ajang ini sebagai model investasih kesehatan baginya.
"Kalau juara jauh sih, cuman ini ikut berpartisipasi aj lah nyari sehat, investasi kesehatan," paparnya.
Untuk diketahui, Electric Jakarta Marathon 2019 tercatat dikikuti 16.500 pelari. Adapun 1.421 pelari berasal mancanegara yang berasal dari Malaysia, India, Amerika Serikat, Perancis, Belanda, Italia, Korea Selatan, Singapura dan Jepang. (m23)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/suasana-pintu-masuk-jakarta-marathon-expo-2019.jpg)