Pilkada Kota Depok

Jika Tak Usung Incumbent, PKS Diprediksi Kalah di Arena Pilkada Kota Depok 2020

Belum adanya kepastian Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung petahana, Mohammad Idris, adalah kerugian bagi PKS. Mengapa?

Istimewa
Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum dan Politik Kota Depok, Bernard SH 

Jika saja PKS mengusung petahana, maka kekuatan sumber politik yang dimiliki Mohammad Idris saat kolaborasi dengan kekuatan politik yang dimiliki PKS Kota Depok, bisa menghasilkan energi politik yang prima.

DIREKTUR Eksekutif Pusat Studi Hukum dan Politik Kota Depok, Bernard SH. mengatakan, belum adanya kepastian Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung petahana, Mohammad Idris, adalah kerugian bagi PKS.

Sebab, Bernard menilai PKS belum tentu menang dalam laga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok 2020 jika tak mendukung petahana, Wali Kota Depok Mohammad Idris.

"Penegasan ini saya sampaikan karena adanya rumor bahwa PKS Depok belum tentu mengusung petahana dalam Pilkada Kota Depok 2020," ujar Bernard melalui sambungan telepon, Rabu (23/10/2019).

Pondok Pesantren Al Mamur Juara LSN 2019, Bupati Tangerang Berharap Ada Pesepak Bola dari Santri

Baru 5 Menit, 20.000 Unit Xiaomi Redmi Note 8 Ludes Dipesan, Ini Lokasi Penjualan Offline 

Penjualan Perdana Serentak di 5 Kota, Oppo Reno 2F Quad Camera Tampil Premium dan Rekam Video Stabil

Jika PKS ingin menang, Bernard mengatakan harusnya PKS jangan ragu dalam mengusung Idris yang kini menduduki kursi orang nomor satu di Depok.

Anggota DPRD periode 2014-2019 ini mengatakan, berdasarkan analisis politik yang didasarkan fakta politik, kekuatan petahana tak bisa dianggap enteng.

"Karena petahana memiliki potensi kekuataan politik riil di luar jaringan PKS," papar Bernard.

Petahana dilihat Bernard adalah simbol kekuatan politik dan cukup memiliki legitimasi politik di kalangan akar rumput karena memiliki simpul-simpul politik di arus bawah seperti kalangan komunitas ulama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat Kota Depok.

Bernard memaparkan, jika saja PKS mengusung petahana, maka kekuatan sumber politik yang dimiliki Idris saat kolaborasi dengan kekuatan politik yang dimiliki PKS Depok, bisa menghasilkan energi politik yang prima.

"Untuk itu, menurut saya, calon Wali Kota harus dari petahana dan calon Wakil Wali Kota berasal dari Kader PKS," ujar Bernard.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved