Harga Sewa Gedung Perkantoran Masih Belum Meningkat
Coldwell Banker Commercial (CBC) menilai okupansi gedung perkantoran di Jakarta alami pertumbuhan sepanjang kuartal III tahun ini.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Coldwell Banker Commercial (CBC) menilai okupansi gedung perkantoran di Jakarta alami pertumbuhan sepanjang kuartal III tahun ini.
Sayangnya, dengan banyaknya pasokan mengakibatkan harga sewa properti ini masih mengalami tekanan menurun.
Tommy Bastamy, Managing Partner Real Estate Management CBC, mengatakan, penyerapan ruang perkantoran terus menunjukkan pergerakan positif dalam dua tahun terakhir walaupun masih di tingkat yang relatif rendah.
"Penyerapan hingga kuartal III ini mencapai 137.107 meter persegi sehingga meningkatkan okupansi ke angka 81,4 persen atau tumbuh 0,15 persen dibanding akhir tahun lalu," kata Tommy.
• Tarif Cukai Resmi Naik, Ini Rekomendasi Saham Emiten Rokok
Menurut Tommy, aktivitas penyewaan yang relatif cukup aktif berasal dari perusahaan yang melakukan relokasi tempat usaha, khususnya di bidang fintech, financial institution, dan perusahaan jasa lainnya.
Sementara, sektor usaha yang melakukan ekspansi dan menjadi pembangkit permintaan baru berasal dari coworking dan e-commerce.
"Sektor tersebut berkontribusi sekitar 60 persen terhadap permintaan ruang perkantoran di Jakarta," katanya.
Sayangnya, walaupun ada indikasi permintaan positif pertumbuhannya cenderung moderat.
Ia mengatakan, hal tersebut lantaran adanya pasokan gedung baru.
• Apa yang Membuat IHSG Menguat Sembilan Hari Berturut-turut?
Tommy mengatakan, hingga akhir kuartal III ini pihaknya melihat ada tambahan pasokan baru sebesar 147.148 meter persegi yang berasal dari gedung grade A di kawasan CBD dan area TB Simatupang.
Menurutnya, hal tersebut membuat pasokan kumulatif mencapai 8,78 juta meter persegi atau naik 1,7 persen dari akhir 2018.
Namun, apabila dibandingkan periode yang sama tahun lalu tambahan pasokan baru mengalami penurunan sebesar 73 persen.
Hal tersebut sebagai antisipasi dari masih tingginya kekosongan saat ini.
Karenanya, walau permintaan menunjukkan indikasi positif, tetapi dengan tingginya tingkat kekosongan ruang perkantoran harga sewa masih mengalami tekanan menurun.
"Akhir kuartal III rata-rata harga sewa berada pada Rp 202 ribu mengalami penurunan sekitar 3,11% dibanding akhir tahun 2018," katanya.
• Suhu sedang Panas-panasnya, Berikut Ini Serba-serbi Heat Stroke: Dari Penyebab Hingga Penanganan
Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul Masih banyak pasokan, harga sewa gedung perkantoran masih tertekan