Budaya Betawi

Budaya Betawi di Televisi Lokal Rendah, DPRD DKI Bakal Paksa Siarkan Budaya Betawi 25 Persen

“Saya minta mereka bisa nggak tayangin 25 persen tentang kebudayaan Betawi, kalau tidak ya kami tutup saja,” ujar Taufik.

Budaya Betawi di Televisi Lokal Rendah, DPRD DKI Bakal Paksa Siarkan Budaya Betawi 25 Persen
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Seminar Nasional Penyiaran bertema ‘Nasib Konten Lokal Jakarta di Layar Kaca’ di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (24/10/2019). 

DPRD DKI Jakarta memprediksi konten budaya Betawi yang disiarkan televisi lokal tidak mencapai 25 persen dari seluruh komposisi program siaran televisi.

Oleh karena itu, wakil rakyat di DPRD DKI Jakarta meminta kepada Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta untuk turut membantu mengawasi penayangannya.

“Mengacu pada aturan, seharusnya lembaga penyiaran menayangkan kebudayaan Betawi. Saya minta kepada KPID untuk hitung ulang semua isi konten mereka,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik, Kamis (24/10/2019).

Mohamad Taufik mengatakannya saat seminar penyiaran bertema ‘Nasib Konten Lokal Jakarta di Layar Kaca’ di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan.

Seminar itu juga menghadirkan pakar komunikasi Effendi Ghazali,  Direktur TVRI Wilayah Jakarta Usrin Usman, dengan moderator Bambang Pamungkas dari Komisioner KPID DKI Jakarta.

Taufik mengatakan, lembaga penyiaran lokal wajib menayangkan kebudayaan Betawi minimal 25 persen dari keseluruhan komposisi yang disiarkan.

DPD PDI Jakarta Gelar Banteng Milenial Festival Selama 3 Hari Akhir Pekan Ini

Status Sebagai Janda Bikin Gisella Anastasia Kerap Dicap Buruk Oleh Masyarakat

Hal itu mengacu dari perjanjian kerja sama (PKS) antara pemerintah daerah dengan lima televisi lokal di Jakarta.

Bahkan penyajian mengenai kebudayaan Betawi juga telah tertuang di dalam Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 4 tahun 2015 tentang Kelestarian Kebudayaan Betawi.

Jika mereka tidak mematuhi aturan itu, legislator bisa mendorong pemerintah daerah untuk memberikan sanksi berupa pemberian surat teguran, surat peringatan hingga penutupan operasional.

“Saya minta mereka bisa nggak tayangin 25 persen tentang kebudayaan Betawi, kalau tidak ya kami tutup saja,” ujar Taufik.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved