Pemerintah Perlu Lebih Serius Atur Perusahaan Teknologi

Bill Gates mengatakan, sudah waktunya bagi pemerintah dunia untuk turun tangan dan mengatur perusahaan-perusahaan teknologi besar.

Pemerintah Perlu Lebih Serius Atur Perusahaan Teknologi
thinkstockphotos
Ilustrasi. 

Hal tersebut juga memicu kekhawatiran dari regulator apakah perusahaan teknologi mampu mengambil tindakan pencegahan yang cukup untuk menghentikan penyebaran informasi yang salah itu.

Gates adalah salah seorang yang percaya peraturan pemerintah bisa membantu memastikan informasi yang tersebar di media sosial itu dapat dipercaya.

"Kita perlu membentuk itu sehingga manfaatnya harus lebih besar ketimbang yang negatif," katanya.

Kabinet Indonesia Maju Dilantik, IHSG Anjlok dan Nilai Tukar Rupiah Melemah

Tentu saja, Gates tidak selalu menjadi penggemar pengawasan pemerintah terhadap industri teknologi.

Sebagai CEO Microsoft hingga tahun 2000, Gates dan perusahaannya pernah menghabiskan hampir satu dekade mendorong kembali upaya pemerintah untuk memberi label Microsoft sebuah monopoli.

Pada masa itu, Departemen Kehakiman memulai penyelidikan antimonopoli terhadap Microsoft pada tahun 1992 sebelum menggugat perusahaan pada tahun 1998.

Microsoft akhirnya mencapai penyelesaian dengan pemerintah pada tahun 2001, dengan kesepakatan yang menetapkan berbagai aturan yang harus dipatuhi oleh perusahaan selama beberapa tahun.

Termasuk berbagi catatan perusahaan sekaligus dan kode sumber dengan pesaing.

Gates menunjukkan bahwa perusahaan teknologi baru mungkin telah belajar pelajaran dari tindakan Microsoft di masa lalu.

"Itu terlihat dari perusahaan teknologi saat ini sangat terlibat dengan pemerintah, contohnya ketika para pemimpin teknologi seperti Mark Zuckerberg telah menyatakan kesediaan untuk bekerjasama dengan pemerintah dalam menciptakan lebih banyak regulasi teknologi," katanya.

Ingin Tahu Buku yang Membuat Warren Buffett Menjadi Miliarder?

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bill Gates: Pemerintah Perlu Lebih Serius Atur Perusahaan Teknologi

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved