Breaking News:

Sosial

Kasus Nenek Mimin, Lurah Kebon Jeruk Serahkan ke Sudin Sosial

Lurah Kebon Jeruk Darwa mengaku belum mengetahui kasus Nenek Mimin (65) yang tidak bisa mencairkan bantuan pangan non tunai (BPNT) selama lima bulan.

Penulis: Desy Selviany | Editor:
Warta Kota/Desy Selviany
Warga mengambil bantuan pangan non tunai (BPNT) di e-warong Jakarta Barat, Rabu (22/10/2019). 

Lurah Kebon Jeruk Darwa mengaku belum mengetahui kasus Nenek Mimin (65) yang tidak bisa mencairkan bantuan pangan non tunai (BPNT) selama lima bulan terakhir.

Kata Darwa, pihaknya belum menerima laporan dari Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) Suku Dinas Sosial Jakarta Barat.

"Wah kalau itu saya belum tahu ya mbak, karena kami di kelurahan hanya koordinasi, yang urusan teknis itu ada di Suku Dinas Sosial," kata Darwa lewat sambungan telpon, Rabu (23/10/2019).

Nenek Mimin mengaku sudah 5 bulan tidak bisa mencairkan BPNT di e-warong Kebun Jeruk.

Ia mengatakan, panitia hanya memintanya menghubungi Kelurahan Kebon Jeruk untuk ditindaklanjuti.

KASIHAN Ada Pencairan BPNT Nenek Mimin Pulang dengan Tangan Hampa, Ini Alasannya

Darwa berdalih bahwa hal teknis seperti itu merupakan tanggung jawab Suku Dinas Sosial Jakarta Barat.

"Kalau e-warong itu yang punya hajat Sudin Sosial, coba hubungi Sudin Sosial deh," kata Darwa.

Menurut Darwa, kelurahan hanya menjadi penempatan dari pengadaan bantuan tersebut.

Ia mengakui setiap kelurahan memang memiliki PJLP yang dititipkan oleh Sudin Sosial.

Di Kelurahan Kebon Jeruk ada sekira lima anggota PJLP dari Sudin Sosial Jakarta Barat yang ditugaskan di wilayah tersebut.

Kemensos dan Perum Bulog Bersinergi Salurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved