Breaking News:

Kabinet Jokowi

Digantikan Prabowo, Ryamizard Ryacudu: Kira-kira Tidak Beda Jauh Lah

RYAMIZARD Ryacudu mengucapkan selamat kepada Prabowo Subianto yang pada Rabu pagi tadi dilantik Presiden Jokowi sebagai Menteri Pertahanan.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/RIZAL BOMANTAMA
Ryamizard Ryacudu berfoto bersama awak media, seusai menyampaikan pidato perpisahan kepada pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019). 

"Apakah negara yang cadangan bahan bakarnya hanya bisa bertahan 20 hari, cadangan berasnya juga hanya bisa bertahan 3 minggu, apakah ini negara kuat, apa ini negara yang bisa langgeng?" bebernya.

Menurut yang ia dengar, pertahanan Indonesia saat ini tengah dalam kondisi kurang baik.

Sebab, cadangan peluru yang dimiliki Indonesia jika terjadi perang, tidak akan cukup hingga satu minggu.

 Tito Karnavian Kemungkinan Bakal Jadi Menteri, Ini Bursa Calon Kapolri Selanjutnya

Menurut Prabowo Subianto, informasi itu ia dengar dari Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

"Bahkan Menteri Pertahanan pemerintah yang sekarang saja mengatakan kalau Indonesia terpaksa perang hari ini, kita hanya bisa bertahan 3 hari."

"Karena peluru hanya tiga hari yang ada. Bukan saya, yang sampaikan itu Menteri Pertahanan Republik Indonesia dari pemerintah sekarang sendiri yang mengatakan."

 Ke Jepang Saat Jokowi Sibuk Pilih Menteri, Maruf Amin Dinilai Wapres Paling Lemah Power Politik

"Karena beliau juga seorang patriot, beliau ingin hal ini diketahui oleh rakyat Indonesia," cetus Prabowo Subianto.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu lantas membantah pernyatan Prabowo Subianto, yang menyatakan Indonesia hanya mampu bertahan tiga hari jika terlibat perang.

Ryamizard Ryacudu mengatakan, angkatan bersenjata Indonesia saat ini mampu berperang selama seribu tahun.

 Ini Nama-nama Calon Menteri yang Sudah Dipanggil Jokowi ke Istana

“Kita bisa perang selama seribu tahun kok."

"TNI mampu, kita semua mampu berperang seribu tahun terus menerus,” ujar Ryamizard Ryacudu, ditemui di Kantor Kemenhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (16/1/2019).

Ryamizard Ryacudu menjelaskan, kemampuan Indonesia berperang selama seribu tahun itu karena menerapkan sistem perang rakyat semesta.

 Istana Sudah Siapkan 34 Kemeja Putih untuk Calon Menteri Jokowi

“Kita bisa seribu tahun berperang terus karena terapkan perang rakyat semesta."

"Kita bisa gunakan apa saja yang ada di Indonesia, makanan dari alam Indonesia juga bisa,” tegasnya.

Menhan mengakui bahwa dia pernah mengucapkan apa yang disampaikan Prabowo Subianto pada pidato kebangsaan Senin lalu.

 Plt Ketua Umum PPP Bicara Pemindahan Ibu Kota Baru Saat Dipanggil Jokowi

Namun, hal tersebut ia katakan pada sekitar tahun 2005 sampai 2006, di mana kondisinya sudah berbeda dengan sekarang.

Apalagi, menurutnya hal itu diungkapkan dalam konteks ketersediaan bahan bakar minyak.

“Jadi itu pernah saya katakan setelah diskusi dengan ahli-ahli minyak. Mereka bicara seperti itu dan saya mendengarkan."

 Tersangka Penganiaya Ninoy Karundeng Jadi 15 Orang, Dokter Perempuan Dibekuk Paling Akhir

"Memang pada saat itu negara sedang dilanda kelangkaan minyak. Kalau tiga hari tiga malam kapal, pesawat, tank kita jalan terus, maka akan habis minyak itu,” jelasnya.

“Jadi jangan dipotong-potong ya pernyataan saya. Kalau dibilang hanya bertahan tiga hari tidak benar, tapi kita bisa berperang seribu tahun,” sambungnya. (Rizal Bomantama)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved