Hari Santri
Wali Kota Airin Minta Santri di Tangerang Selatan Diajarkan Coding
Para santri di Kota Tangerang Selatan akan diajarkan mempelajari bahasa pemrograman atau coding agar bisa menciptakan berbagai aplikasi.
Penulis: Zaki Ari Setiawan |
Para santri di Kota Tangerang Selatan akan diajarkan mempelajari bahasa pemrograman atau coding agar bisa menciptakan berbagai aplikasi.
Hal itu dikatakan oleh Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany saat menghadiri Hari Santri Nasional (HSN) 2019 di Pondok Pesantren Al Amanah Al Bantani, Setu, Tangerang Selatan, Selasa (22/10/2019).
"Kita akan coba anak-anak santri diajarkan coding, saya sudah minta ke Dinas Kominfo (Komunikasi dan Informatika), kita punya anak-anak bertalenta di bidang informatika sehingga mereka diberikan pelatihan coding," kata Airin.
Orang nomor satu di Tangerang Selatan itu terinspirasi dari negara tetangga, yakni Singapura yang sudah mulai menanamkan bibit-bibit baru dengan mengajarkan coding.
"Di Singapura saja anak-anak SD-nya sudah diajarkan coding dari kecil," ujarnya.
• SOSOK RAJA MSWATI III Datang ke Pelantikan Presiden, Punya 15 Istri dan 23 Anak, Satu Istrinya Tewas
• BUPATI Tetty Paruntu Bongkar Aktor Utama hingga Dirinya Datang ke Istana: Tunjukkan Bukti Lewat WA
• Baju Gibran Ditarik Paspampres di Depan Jokowi Saat Pelantikan Presiden, Begini Kisah Selengkapnya
Untuk memulainya, kata Airin, akan diberlakukan uji coba di Pondok Pesantren milik KH Saidih, Darul Hikmah yang memilik Balai Latihan Kerja (BLK).
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan, Rojak, mengatakan, santri di Kota Tangerang Selatan memiliki ciri tersendiri yang berbeda dari santri di daerah lainnya.
"Tangsel kan daerah perkotaan, cirinya santrinya milenial, dari pergaulannya, pengetahuan, wawasannya, beda dengan Pandeglang, Lebak lebih atraktif, lebih cepat adaptasi dalam perkembangan zaman," ujar Rojak.
• TERUNGKAP, Pemilik Mobil Nissan Terra B 1 RI Dikenal Tetangga Seorang Pejabat
Dalam acara HSN 2019 itu hadir setidaknya 2.000 santri dari 75 pondok pesantren yang berada di Tangerang Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/airin-2210.jpg)