Honda DBL DKI Jakarta Championship

Tampil Gemilang di Laga Perdana DBL Jakarta Championship, Kolese Kanisius Permalukan SMAN 39 Jakarta

Tim asuhan Rizky Djauhariansyah itu berhasil mengalahkan runner up DBL Jakarta east region dengan skor 39-31 di GOR Soemantri Brodjonegoro

Tampil Gemilang di Laga Perdana DBL Jakarta Championship, Kolese Kanisius Permalukan SMAN 39 Jakarta
TribunJakarta/Wahyu Septiana
Pemain SMAN 39 Jakarta dan SMA Kolese Kanisius berdampingan memberikan penghormatan di GOR Soemantri, Jakarta Selatan, Senin (21/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

Tim basket putra SMA Kolese Kanisius Jakarta berhasil tampil perkasa di pertandingan perdananya ajang Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2019.

Tim asuhan Rizky Djauhariansyah itu berhasil mengalahkan runner up DBL Jakarta east region dengan skor 39-31 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Senin (21/10/2019) malam WIB.

Keberhasilan Kolese Kanisius mengalahkan Galan (julukan SMAN 39) tak lepas dari taktik dan strategi jitu dari sang pelatih.

Menurut Rizky, dirinya sudah mempersiapkan tim sebaik mungkin sebelum berlaga di ajang Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2019.

Di laga menghadapi Galan, Rizky menilai para pemainnya lengah di dua kuarter terakhir pertandingan.

Pelatih Santa Ursula Ungkap Kunci Sukses Kalahkan Zebaoth 28-27 di DBL Jakarta Championship

SMAN 28 Melenggang Mulus di Hari Ke-3 DBL Jakarta Championship, Libas SMA Labschool Rawamangun

Baliho Raksasa di DBL Jakarta Championship Series, Cara Murid Santa Ursula Dukung teman-temannya

Hal itu membuat perolehan poin Kolese Kanisus hampir bisa disusul oleh Hanif Raihan dan kolega.

"Kita di kuarter terakhir tadi miss komunikasi, karena instruksinya respect the game jadi mereka jaga perform. Pas mereka udah leading dan ambil permainan tadi kurang fokus, anak-anak mainnya ngikutin cara mereka," kata Rizky di GOR Soemantri, Jakarta Selatan, Senin (21/10/2019).

Rizky menilai, emosi para pemainnya belum bisa dikontrol sehingga membuat permainannya tidak bisa berjalan dengan baik di lapangan.

"Emosinya mereka belum bisa dikontrol dan mental masih belum nemu. Atmosfernya masih belum nemu karena baru pertama, emosinya itu kepancing," tambahnya.

Tim pelatih Kolese Kanisius selalu berpesan kepada pemainnya untuk fokus kepada permainan di lapangan.

"Saya selalu bilang ke pemain fokusnya itu ke bola bukan ke lawan, tujuan kita itu main di lapangan rebut bola dan tujuannya poin. Kalau mau lawan musuh harus bisa lawan diri sendiri, lawan ego dan diri sendiri. Insyaalah bisa lawan musuh," tutur Rizky.

Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved