Minggu, 26 April 2026

Denmark Open

Takluk di Denmark Open, The Daddies Akui Kevin/Markus Masih yang Terbaik

Pertemuan ini merupakan yang kelima kalinya buat Kevin/Marcus dan Hendra/Ahsan di tahun 2019.

Editor: Murtopo
BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, menjalani laga babak kedua Denmark Open 2019 di Odense Sportspark, Kamis (17/10/2019). 

Ganda putra peringat dua dunia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus kembali mengakui kualitas juniornya yang kini menempati ranking pertama dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon setelah dikalahkan pada final Denmark Open 2019 dengan skor 21-14, 21-13.

Pertemuan ini merupakan yang kelima kalinya buat Kevin/Marcus dan Hendra/Ahsan di tahun 2019.

Selalu terjadi di babak final, kelima pertemuan tersebut seolah memantapkan dominasi ganda putra Indonesia di kancah dunia.

Kelima turnamen tersebut ialah babak final Daihatsu Indonesia Masters, Blibli Indonesia Open, Japan Open, China Open dan terakhir Denmark Open kemarin, Minggu (20/10).

Kevin/Marcus sejauh ini tercatat selalu menang dari Hendra/Ahsan.

“Yang pasti kami kalah cepat. Khususnya pertandingan kemarin, kami ketekan terus dari awal,” kata Hendra.

“Mereka masih yang terbaik. Memang kemarin kami nggak dapat kesempatan buat balik menekan. Ketekan terus dari awal. Saat ini mereka memang masih yang terbaik. Nggak apa-apa nanti kami coba lagi,” ujar Ahsan.

Hasil Lengkap Denmark Open 2019, Indonesia Raih Dua Gelar, Wakil China Kalah Semua

Praveen/Melati Juara Denmark Open 2019, Tundukkan Pasangan China

Secara keseluruhan kedua pasangan ini sudah 12 kali bertemu.

Hendra/Ahsan baru mengantongi dua kemenangan saja.

Hendra/Ahsan tak menampik, bahwa rekannya tersebut masih terlalu tangguh untuk mereka taklukkan.

Di sisi lain Kevin/Marcus mengatakan butuh fokus dan konsentrasi yang tinggi agar mereka tak ketinggalan poin di lapangan.

Hendra/Ahsan dinilai Kevin/Marcus merupakan pemain yang matang dan tak mudah untuk dikalahkan.

“Kami lebih beruntung juga mungkin, karena setiap pertemuan sebenarnya tidak mudah. Di final (Denmark Open 2019) mungkin mereka lagi nggak enak mainnya. Makanya kami juga harus fokus, supaya mereka nggak gampang cari poinnya. Ya nggak boleh lengah juga,” kata Marcus.

Kini Hendra/Ahsan dan Kevin/Marcus bersiap untuk menghadapi turnamen berikutnya, yaitu French Open 2019 yang berlangsung di Paris Coubertin Stadium pada 22-27 Oktober.

Jika mampu mengatasi lawan-lawannya, keduanya akan kembali bertemu di partai final.

“Setiap turnamen kami pasti berusaha yang terbaik. Di Perancis juga kami mau maksimal. Tapi kami mau hadapi satu-satu dulu,” pungkas Ahsan.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved