Saatnya Beralih dari Kompor Gas ke Kompos Induksi, Komisioner dari Malaysia Pun Berbagi Pengalaman

Saatnya Beralih dari Kompor Gas ke Kompos Induksi, Komisioner dari Malaysia Pun Berbagi Pengalaman

Saatnya Beralih dari Kompor Gas ke Kompos Induksi, Komisioner dari Malaysia Pun Berbagi Pengalaman
Istimewa
Dari kiri ke kanan: komedian sitkom Tukang Ojek Pengkolan (TOP) Mas Indro, peserta dari Rusia Nikita Ivanov, komedian sitkom TOP Mbak Yuni, Ketua Umum APJI Irwan Iden Gobel, peserta dari UK Christopher Agass, peserta dari Malaysia Har Man Ahmad, dan pemain sitkom TOP Bang Kasman di ajang Embassy Cooking Competition in Indonesia Cuisine di ICE – BSD, Tangerang Selatan. 

Pentingnya pengunaan kompor induksi terus digulirkan, termasuk bagaimana cara teknis penggunaan kompor.

Dengan harapan secara perlahan masyarakat yang mengetahui sejumlah kelebihan menggunakan kompor induksi, dapat beralih atau memilih kompor induksi (kompor listrik) dibanding penggunaan kompor gas.

Hal tersebut mengemuka dalam dua even terpisah, yakni Embassy Cooking Competition in Indonesia Cuisine di ICE – BSD, Tangerang Selatan, dan di ajang Friday Innovation Night (FIN) yang diselenggarakan di Yogyakarta.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-34 di ICE – BSD, khususnya pada penyelenggaraan kegiatan Pangan Nusantara (Pangan Nusa) 2019, Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) yang semula bernama Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) menyelenggarakan Electric PPJI Food Festival.

Salah satu bagian dari rangkaian kegiatan Electric PPJI Food Festival adalah diselenggarakannya Embassy Cooking Competition Indonesian Cuisine, yakni selama 60 menit memasak “Nasi Goreng Indonesia,” yang diikuti oleh tiga peserta, yakni perwakilan dari Kedubes Malaysia, Kedubes Rusia, dan Kedubes Inggris yang ada di Jakarta.

Menurut Komisioner (Konselor) Dagang Malaysia External Trade Development Corporation (Matrade) – Kantor Dagang pada Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia – Har Man Ahmad, dirinya mendukung penggunaan kompor listrik (induksi) pada acara kompetisi memasak Embassy Cooking Competition Indonesian Cuisine tersebut.

Apalagi ia juga menggunakan kompor listrik sebagai cadangan kompor gas di rumah.

“Jadi kalau satu saat kehabisan gas, masih bisa menggunakan kompor listrik untuk memasak," jelasnya saat ditemui usai menjadi pemenang pada kompetisi yang diselenggarakan di hall 10 arena TEI Indonesia, dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (21/9/2019).

Begitu juga di Malaysia, lebih banyak yang menggunakan kompor listrik-induksi dibanding menggunakan kompor gas.

Namun menggunakan kompor listrik (induksi) berbeda ‘feel’nya dengan apabila menggunakan kompor gas.

Halaman
1234
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved