Kriminalitas

Polisi Masih Buru Satu Tersangka Lagi Kasus Penganiayaan Ninoy Karundeng

"ISN ini ada di TKP (tempat kejadian perkara), dan tahu penganiayaan terhadap korban, tapi enggak berusaha mengobati atau menyelamatkan."

Polisi Masih Buru Satu Tersangka Lagi Kasus Penganiayaan Ninoy Karundeng
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Konpers ungkap kasus penganiayaan Ninoy Karundeng di Mapolda Metro Jaya, Selasa (22/10/2019). 

Polda Metro Jaya telah menangkap 15 tersangka dalam kasus penganiayaan dan penyekapan Ninoy Karundeng, pegiat media sosial yang juga relawan Jokowi.

Sebanyak 13 tersangka di antaranya sudah ditahan, sedangkan dua tersangka lainnya ditangguhkan penahanannya, karena kondisi kesehatan.

Dari para tersangka yang ditahan, tiga di antaranya adalah perempuan.

Ini Peran Dokter Perempuan, Tersangka Kasus Penganiayaan Ninoy Karundeng

Dua perempuan berperan menyebar video intimidasi terhadap Ninoy dan konten penghasutan, ke sejumlah grup WhatsApp.

Seorang perempuan lainnya yakni ISN adalah seorang dokter di tim medis, yang turut mengintimidasi korban.

Warga Kalibata itu dibekuk di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cibinong, 10 Oktober 2019 lalu.

Polda Metro Minta Suami Dokter Tersangka Penganiaya Ninoy Karundeng Menyerahkan Diri

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya,AKBP Dedy Murti Haryadi mengatakan, ISN diketahui berada di lokasi kejadian, di mana Ninoy Karundeng dianiaya, yakni di salah satu Masjid di Pejompongan, Jakarta Pusat, 30 September 2019.

"ISN ini ada di TKP (tempat kejadian perkara), dan tahu penganiayaan terhadap korban, tapi enggak berusaha mengobati atau menyelamatkan. Bahkan dia dan tersangka DS ikut mengintimidasi dan juga menuntun korban untuk buat pernyataan. Yang bersangkutan juga memesan mobil bak online dan membawa motor korban," kata Dedy di Mapolda Metro Jaya, Selasa (22/10/2019).

Menurutnya sebagai seorang dokter atau tim medis, ISN tidak melakukan pengobatan dan melindungi korban.

VIDEO: Polisi Buru Suami Dokter Tersangka Penganiaya Ninoy Karundeng

"Padahal jelas dia adalah dokter. Dia punya kartu ikatan kedokteran di Indonesia dan masih berlaku sampai Mei 2020," kata Dedy.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved