Breaking News:

Pep Guardiola Kesal Timnya Dirugikan VAR

Pelatih Watford, Quique Sanchez Flores, juga tidak bisa menyembunyikan kekecewaan kepada VAR.

TWITTER.COM/ZYITEBLOG
Ilustrasi wasit meninjau ulang keputusan pertandingan melalui VAR (video assistant referee). 

Pelatih Manchester City Pep Guardiola, tidak bisa menyembunyikan kekesalannya terhadap teknologi Video Assistant Referee (VAR).

Katanya, teknologi itu membuat timnya dirugikan saat berduel melawan Palace.

Salah satu kejadian kontroversial yang dialami City karena VAR terjadi pada bulan Agustus silam.

Kala itu gol Gabriel Jesus pada tambahan waktu dianulir, karena Aymeric Laporter dinilai melakukan handball.

Teknologi VAR lagi-lagi merugikan City di Selhurst Park.

Dalam tayangan video, terlihat Kevin De Bruyne didorong oleh Wilfried Zaha, tetapi wasit tidak memberikan penalti.

Meski hasil akhir pertandingan akhir pekan lalu itu tetap berpihak kepada City, tetapi Guardiola menyindir VAR, yang dinilainya tidak banyak mengubah keadaan.

ITZY Ingin Berperan Penting Membawa Musik Korea Mendunia

Yoo Seung Ho Ditawari Bintangi Drama yang Diadaptasi dari Webtoon

Big Hit Bantah Gosip BTS Masuk Wajib Militer Tahun Ini

"Tidak, itu diving. Itu diving, jelas diving. Setiap pekan selalu diving, seperti saat melawan Bournemouth, tetapi lawan Tottenham itu handball, keputusan tepat pada menit ke-94," kata Guardiola dengan nada satire.

"Saya frustrasi? Tentu saja. Saya telah frustrasi sejak lama akibat adanya keputusan VAR ini," tambah Guardiola, yang bertekad mempertahankan gelar juara Liga Inggris pada musim ini.

Pelatih Watford, Quique Sanchez Flores, juga tidak bisa menyembunyikan kekecewaan kepada VAR.

Meski awalnya percaya bahwa teknologi VAR bisa membantu, kini dirinya makin skeptis.

"Tadinya saya berpikir VAR adalah sesuatu yang objektif. Sekarang saya mulai merasa teknologi ini sangat subjektif," kata pelatih asal Portugal itu seusai laga kontra Tottenham Hotspur.

VAR telah memengaruhi beberapa pertandingan Liga Inggris musim ini.

Laga West Ham United kontra Crystal Palace, misalnya, seharusnya bisa berakhir dengan skor 1-1 jika VAR tidak melakukan cek kala Andre Ayew dianggap offside.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Selasa (22/10/2019)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved