SEA Games

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Tentukan Dua Slot Pemain Senior Awal November

Indra menjelaskan nantinya kelima pemain yang telah ia panggil itu akan menjalani latihan bersama dengan pemain U-23 lainnya.

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Tentukan Dua Slot Pemain Senior Awal November
Tribunnews/Abdul Majid
Skuat Timnas Indonesia U-23 saat menjalani pemusatan latihan perdana di Lapangan G, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (21/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

Peraturan sepakbola di ajang SEA Games 2019 Filipina membolehkan setiap timnas U-23 diperkuat dua pemain seniornya.

Peraturan itu pun dimanfaatkan Timnas Indonesia U-23 dengan memanggil lima pemainnya yakni Alberto Goncalves, Evan Dimas Darmono, Hansamu Yama, Manahati Lestusen, dan Zulfiandi.

Namun, pada pemusatan latihan perdana di Senayan, Jakarta belum terlihat kelima pemain tersebut.

Pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri mengatakan pemain tersebut masih sibuk dengan timnya dan akan datang secara bertahap.

“Bertahap (pemain senior), tanggal 23 akan masuk Evan (Dimas) sama Hansamu Yama, tanggal 24 masuk Beto, Manahati dan Zulfiandi,” kata Indra Sjafri setelah memimpin latihan, Senin (21/10/2019).

Timnas Indonesia U-23 Masuk ke Dalam Grup Neraka di SEA Games 2019, Indra Sjafri: Alhamdulillah

Timnas Indonesia U19 Gagal Ulangi Kesuksesan Kalahkan Tiongkok

Banyak Masalah di Timnas Indonesia yang Membuat Simon McMenemy Gundah

Indra menjelaskan nantinya kelima pemain yang telah ia panggil itu akan menjalani latihan bersama dengan pemain U-23 lainnya. 

Setelah dinyatakan cukup, kemudian ia memilih dua pemain untuk masuk ke dalam skuat Garuda di SEA Games 2019.

“Tapi itu (pemain senior) akan kita lihat tiga hari, dan kita kembalikan ke klub. Satu November saya akan putuskan dua pemain senior yang masuk tim ini,” jelas Indra.

Di ajang SEA Games 2019, Indonesia masuk ke dalam grup B bersama dengan Thailand, Laos, Vietnam, Singapura dan Brunei Darussalam.

Meski dihuni dua tim tangguh seperti Thailand dan Vietnam, pelatih berdarah Minang itu tetap merasa optimistis anak asuhnya bisa meraih target yang telah diusung sebelumnya; medali emas.

“Alhamdulillah drawing sudah ada, dan Bismilillah kita akan fokus dan konsentrasi. Kita terima. Kita tidak bisa lawan takdir, semua lawannya kita harus siap,”

“Kita kerja keras, target pertama kita lolos grup dulu, setelah itu target kedua harus final dan target ketiga bawa pulang medali emas. Tahapannya sepert itu,” pungkasnya.

Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved