Jakarta

Kegiatan Belajar Mengajar SDN 03 Bidaracina Kembali Aktif Setelah Instalasi Listrik Diperbaiki

Halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Bidara Cina dijadikan lokasi pengungsian korban yang terdampak kebakaran di kawasan RW 02, Bidara Cina, Jatinega

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Rangga Baskoro
SDN 03 Bidara Cina Pagi dijadikan lokasi posko pengungsian korban terdampak kebakaran di RW 02 Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (22/10/2019). 

Halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Bidaracina dijadikan lokasi pengungsian korban yang terdampak kebakaran di kawasan RW 02, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Kepala Sekolah SDN 03 Bidara Cina Pagi, Sama, menjelaskan kegiatan belajar mengajar (KBM) terkendala lantaran aliran arus listrik dipadamkan pasca kebakaran melanda kawasan tersebut pada Senin (21/10) lalu.

"Karena situasi seperti ini, anak-anak belajar di rumah. Dari kelas 1 sampai kelas 6," kata Sama di lokasi, Selasa (22/10).

Hal serupa juga diberlakukan pada anak-anak dari SDN 01 dan 03 Cipinang Melayu yang menumpang di SDN 03 Bidara Cina lantaran gedung sedang direnovasi.

Berdasarkan arahan dari Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar dan Camat Jatinegara Asril Rizal, Sama menjelaskan KBM harus tetap berjalan ketika listrik telah diperbaiki meski tenda pengungsian masih berdiri di halaman sekolah.

 SOSOK RAJA MSWATI III Datang ke Pelantikan Presiden, Punya 15 Istri dan 23 Anak, Satu Istrinya Tewas

 BUPATI Tetty Paruntu Bongkar Aktor Utama hingga Dirinya Datang ke Istana: Tunjukkan Bukti Lewat WA

 Baju Gibran Ditarik Paspampres di Depan Jokowi Saat Pelantikan Presiden, Begini Kisah Selengkapnya

"Kalau ruang kelas enggak terlalu berdampak, bisa dirapihkan lah. Ngungsinya kan di tenda, bukan di kelas. Jadi kalau listriknya sudah nyala, bisa masuk sekolah. Tendanya enggak apa-apa kalau masih berdiri di sini," ungkapnya.

Berdasarkan koordinasi yang telah dilakukan dengan PT PLN cabang Jatinegara, instalasi listrik secepatnya akan diperbaiki.

"Kita lihat dulu ya. Karena listriknya masih mati. Kami menunggu dari PLN. Lebih cepat lebih bagus. Paling lambat Senin pekan depan harus masuk. Kata PLN segera," ucap Sama.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Timur M Anwar telah memberikan instruksi keoada pihak sekolah agar tenda pengungsian tak mengganggu KBM.

 Terungkap, Bupati Minahasa Selatan Datang ke Istana Atas Usulan Ketua Umum Golkar

"Sekolah tetap harus berjalan. Enggak bisa ditunda-tunda. Sekarang libur karena listriknya masih mati sedang penyambungan oleh PLN," ujar Anwar.

Sebagai informasi, terdapat 32 anak yang bersekolah di SDN 03 Bidara Cina Pagi yang jadi korban terdampak kebakaran.

Mereka baru saja mendapatkan bantuan dari Pemkot Jakarta Timur berupa peralatan sekolah seperti seragam, alat tulis, buku dan tas sekolah. (abs)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved