Kabinet Kerja Jilid II

Tidak Banyak Dikenal Publik, Ini Sosok Nico Harjanto yang Disebut Calon Menteri Jokowi

Nico Harjanto menjadi satu di antara calon kuat menteri Jokowi-Ma'ruf Amin. Ia meniti karir politik sedari pengamat hingga staf khusus presiden.

Tidak Banyak Dikenal Publik, Ini Sosok Nico Harjanto yang Disebut Calon Menteri Jokowi
Kompas.com
Menteri Sekretaris Negara pada kabinet kerja 2019-2024 Pratikno turut hadir ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/10/2019). Ia datang bersama Komisaris Utama Adhi Karya Fadjroel Rahman, dan mantan Staf Khusus Presiden Nico Harjanto. 

Saat makan siang itu, Nico dan pengamat politik lainnya dimintai pendapat oleh Jokowi terkait kondisi politik di era pemerintahan Jokowi-JK.

Selain Nico, pengamat politik lain yang diundang ialah Muhammad Qodari, Yunarto Wijaya, Syamsuddin Haris dan Hanta Yudha.

Kabupaten Tangerang Kirim Relawan Kemanusiaan ke Riau

Hampir semua pengamat kata Nico mengkritisi keras kebijakan Jokowi. Misalnya saja soal kedekatannya dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

3. Mengkritik Keras Parpol Pengusung Jokowi

Ketika menjadi pengamat politik Nico kerap mengkritisi keras Parpol pendukung Jokowi. Dikutip dari Tribunnews.com lemahnya pemerintahan era Jokowi ini lantaran tidak ada dukungan yang kuat dari partai politik pengusungnya. Bahkan partai pengusungnya cenderung tidak solid.

"Tidak ada dukungan partai politik yang solid dan memiliki komitmen. Ini selalu hantui Presiden setiap saat," ucap Nico dalam diskusi Perspektif Indonesia yang digelar oleh Populi Center dan Smart FM di kawasan menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2015)

Selain itu, Nico menjelaskan lemahnya pemerintahan saat ini karena tidak menguasai mayoritas partai politik yang kadernya duduk di DPR.

"Tidak ada dukungan politik real. Misalnya revisi UU KPK lolos, dana aspirasi lolos. Kalau didukung kekuatan politik dominan di DPR itu tidak akan terjadi," kata Nico.

Tampil di Ajang Tokyo Motor Show 2019, Ini 4 Mobil Konsep Daihatsu yang Unik Bentuk dan Namanya

4. Nico Ingin Menteri Meniti Karir dari Bawah

Siapa sangka, pria yang pernah mengkritisi menteri di awal pemerintahan Jokowi-JK itu kini menjadi calon kuat menteri di kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin.

Dikutip Tribunnews.com sebelumnya Nico mengkritisi menteri-menteri di era Jokowi-JK. Menurut Nico seharusnya menteri meniti karir terlebih dahulu menjadi staf khusus presiden sebelum akhirnya menjabat sebagai menteri.

"Menteri banyak yang misplace dan tidak pada waktu yang tepat atau belum layak jadi menteri. Mestinya masuk staf khusus dulu lah," ujar Nico dalam diskusi Perspektif Indonesia yang digelar oleh Populi Center dan Smart FM di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2015).

Nico mengatakan beberapa menteri tidak layak terlihat dari laporan kerjanya yang diberikan kepada Presiden Joko Widodo.

SKANDAL Raja Mswati III yang Datang ke Pelantikan Jokowi, Hidup Mewah Tapi 1,3 Juta Rakyatnya Miskin

Halaman
1234
Penulis: Desy Selviany
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved