Kabinet Jokowi

PRESIDEN Jokowi Kritik Keras Cara Kerja Protokol Istana yang Monoton, Tolak Kebiasaan Itu Terulang

Presiden Joko Widodo bongkar kebiasaan atau cara kerja protokol istana yang bikin dirinya tidak sreg dan akhirnya menolaknya.

PRESIDEN Jokowi Kritik Keras Cara Kerja Protokol Istana yang Monoton, Tolak Kebiasaan Itu Terulang
Kompas.com/Antara/Puspa Perwitasari
Presiden Joko Widodo mengkritik cara kerja protokol istana yang kaku, monoton, dan terjebak pada rutinitas. Dia mencontohkan peristiwa itu saat halalbihalal di Istana Negara. 

Hal itu hanya perumpamaan mengenai kemungkinan Gerindra masuk koalisi.

 Skenario Prabowo Masuk Istana Dibongkar Rocky Gerung, Bakal Jadi Orang Kedua Setelah Jokowi

"Enggak (Menhan) itu perumpamaan bahwa di dalam politik ada kepentingan yang lebih besar yaitu kepentingan nasional, kadang-kadang kita harus mengorbankan kepentingan kelompok, kepentingan partai untuk kepentingan yang lebih besar, itu maknanya," kata Fadli.

Fadli mengatakan partai Gerindra menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo untuk menentukan sikap politik apakah akan masuk ke dalam pemerintahan atau tidak.

Termasuk mengenai pos kementerian yang ditawarkan Jokowi kepada Gerindra.

 FAKTA Pramugari Punya Kode Rahasia Ketika Ada Penumpang Tampan di Pesawat, Ini Penjelasannya

"Kita lihat nanti semuanya dari sisi Gerindra kita sudah serahkan kepada Pak Prabowo untuk mengambil sikap baik itu berkoalisi atau berada di luar pemerintah," pungkasnya.

Reaksi Jokowi saat Ditanya soal Menhan

Jokowi dan Maruf Amin resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 pada Minggu (20/10/2019).

Detik-detik jelang pelantikan, Jokowi angkat suara kapan pastinya pengenalan Susunan Menteri Kabinetnya.

Dikutip TribunWow.com dari channel YouTube Kompas TV, Jokowi menegaskan dirinya sudah siap dengan sejumlah menteri yang akan membantunya pada lima tahun ke depan.

 HEBOH Bus Nyasar ke Hutan Tunggangan Wonogiri, Ada Wanita Cantik Misterius Duduk di Samping Sopir

Ia menegaskan bahwa pengumuman menteri akan disampaikan besok Senin (21/10/2019).

"Sudah rampung, sudah selesai. Nanti saya kenalkan besok pagi," tegas Jokowi.

"Besok pagi saya kenalkan," tegasnya.

 Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Lokasi Gerai Samsat di Jadetabek Senin 21 Oktober 2019

Pasalnya, nanti malam Maruf Amin harus terbang ke Jepang untuk menghadiri penobatan Kaisar.

"Karena nanti sorenya Pak Kyai Maruf Amin harus ke Jepang untuk menghadiri penobatan Kaisar di Jepang," katanya.

"Dikenalkan dulu kemudian dilantik," imbuh Jokowi.

 HEBOH Badai Pasir Terjang Wilayah Batu Jawa Timur, 1 Tewas dan Ratusan Warga Mengungsi

Saat ditanya terkait detail menterinya, Jokowi menegaskan untuk lebih baik menyampaikannya besok.

Kendati demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan bahwa masih ada sejumlah menteri kabinet yang masih bertahan.

"Masih banyak, tapi yang baru lebih banyak,' tutur Jokowi.

 Ramalan Zodiak Senin 21 Oktober 2019 Pisces Ambil Keputusan, Taurus Bertengkar, Leo Tertekan

Pada kesempatan itu, wartawan sempat bersahutan bertanya soal siapa sosok Menteri Pertahanan.

Sedangkan, rumor yang beredar Menteri Pertahanan disebut-sebut akan dijabat oleh Prabowo Subianto.

Namun saat ditanya soal Menteri Pertahanan, presiden yang memiliki tiga anak itu hanya menjawab singkat.

 Ramalan Zodiak Cinta Senin 21 Oktober 2019 Cancer Bermasalah, Capricorn Ingin Putus, Virgo Bergairah

"Menteri Pertahanan ada," jawab Jokowi singkat.

Jokowi Sebut Menteri dari Parpol Ada 16 Orang

Presiden Joko Widodo menyebut menteri dari partai politik di kabinetnya bersama Ma'ruf Amin akan berjumlah kurang lebih 16 orang.

Hal ini disampaikan Jokowi kepada wartawan di Istana Merdeka, Minggu (20/10/2019), sebelum berangkat ke acara pelantikannya di gedung DPR/MPR.

"Ya (16 orang), kurang lebih. Saya belum ngitung. Ya kurang lebih," kata Jokowi.

 Ramalan Zodiak Kesehatan Senin 21 Oktober 2019 Pisces Waspada Pencernaan, Gemini Pusing, Aries Stres

Jika jumlah kementerian berjumlah 34, maka jumlah menteri asal parpol yang sebanyak 16 orang sesuai dengan pernyataan Jokowi sebelumnya.

Jokowi sempat menyebut komposisi menteri dari parpol akan berjumlah 45 persen, sementara menteri profesional lebih banyak yakni 55 persen.

Namun, saat ditanya apakah ada kader parpol non koalisi yang akan masuk kabinet, Jokowi tak menjawab.

 TERUNGKAP Menjelang Pelantikan Presiden, Tompi Mengaku Ditelpon Orang Penting, Diminta Jadi Menteri?

Ia meminta wartawan untuk melihat langsung saat pengumuman.

Jokowi memastikan pengumuman nama menteri akan dilakukan pada Senin (21/10/2019) pagi. "Lihat besok," kata dia. (Tribunnews.com/Taufik Ismail), (TribunWow.com/Mariah Gipty), dan (Kompas.com/Ihsanuddin)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Soal Isu Prabowo Masuk Kabinet Jokowi, Fadli Zon: Kadang Kita Harus Korbankan Kepentingan Kelompok

Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved