Penyaluran Kredit Dinilai Melambat, Berikut Penjelasan Para Bankir

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pada bulan Agustus 2019 kredit baru naik sebesar 8,59 persen secara year on year menjadi Rp 5.464,97 triliun.

Penyaluran Kredit Dinilai Melambat, Berikut Penjelasan Para Bankir
pexels
Ilustrasi 

Kendati demikian, menurut BCA, masih ada beberapa peluang kredit yang bisa ditangkap salah satunya kredit sindikasi terutama proyek besar.

Antara lain pada sektor infrastruktur jalan tol, transportasi maupun pembangkit listrik.

Sedikit berbeda, Direktur Keuangan PT BPD Jawa Timur Tbk (Bank Jatim), Ferdian Timur Satyagraha, mengatakan, per September 2019 total kredit perseroan sudah tumbuh 14,07 persen secara tahunan.

Realisasi tersebut menurutnya sudah lebih tinggi dibandingkan target perseroan yang dipatok 10 persen hingga penghujung tahun.

"Kredit (Bank Jatim) dipastikan tumbuh 10 persen akhir tahun," katanya.

Beberapa penyumbang besarnya tak lain berasal dari kredit komersial terutama pada sektor infrastruktur di kawasan Jawa Timur.

Jika merujuk laporan presentasi perusahaan, tahun ini perseroan mematok kreditnya tumbuh 10,53 persen, jauh lebih tinggi dari target tahun 2018 sebesar 6,74 persen atau awal tahun yang ada di kisaran delapan persen.

Optimistis Bank Jatim datang dari kredit sindikasi yang tumbuh deras di kuartal III 2019 dengan peningkatan sebesar 194,2 persen secara yoy.

Pun, secara rata-rata kredit komersial bank bersandi saham BJTM (anggota indeks Kompas100) ini juga tumbuh tinggi 28,7 persen yoy menjadi Rp 9,11 triliun atau mewakili 24,16 persen dari total kredit perusahaan sebesar Rp 37,72 triliun.

Masihkan Rupiah Terkena Efuoria Pengumuman Calon Menteri?

Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul Penyaluran kredit lesu, bankir kerja keras untuk memenuhi target

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved