Jakarta

PBNU dan Pemerintah Amerika Serikat Sepakat Atasi Radikalisme di Indonesia

PBNU bersama pemerintah Amerika Serikat sepakat mengatasi berbagai ancaman radikalisme, kekerasan, terorisme dan tindakan intoleran di Tanah Air.

PBNU dan Pemerintah Amerika Serikat Sepakat Atasi Radikalisme di Indonesia
ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj (tiga dari kanan) usai melakukan pertemuan dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph Donovan (jas hitam) di Gedung PBNU Jakarta, Senin (21/10/2019). 

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama pemerintah Amerika Serikat melalui Kedutaan Besar (Kedubes) untuk Indonesia sepakat untuk mengatasi berbagai ancaman radikalisme, kekerasan, terorisme dan tindakan intoleran di Tanah Air.

"Banyak sekali pembahasan yang positif dibicarakan dan saling menyamakan pendapat, terutama tentang radikalisme, kekerasan, terorisme dan tindakan intoleran," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj usai melakukan pertemuan dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph Donovan, di Jakarta, Senin (21/10/2019).

PBNU kata dia, sejak dulu tetap berupaya membangun toleransi dan moderasi dalam Islam. Hal itu untuk melakukan kontra-radikalisme.

Namun, jika terjadi perbuatan tersebut pemerintah melalui aparat akan menyelesaikannya.

"Kalau terjadi terorisme itu kewajiban Densus tapi kita bangun masyarakat yang berbudaya toleran, beradab anti radikalisme," kata dia.

 Ustadz Abdul Somad Mengungkap Ini Dia Makna Bela Agama Islam untuk Menjawab Pernyataan Moeldoko

 PROFIL Bupati Christiany Eugenia Paruntu Calon Menteri Jokowi, Anaknya Jadi Anggota DPR 2019-2024

 PRESIDEN Jokowi Kritik Keras Cara Kerja Protokol Istana yang Monoton, Tolak Kebiasaan Itu Terulang

Menurutnya dengan dibangun jiwa masyarakat yang toleran, berbudaya, beradab maka berbagai sikap atau perbuatan yang mengarah pada kekerasan, intoleran, terorisme dapat diatasi.

Terkait peranan Amerika Serikat, Said mengatakan negara Adidaya itu berada dalam posisi memperkuat dukungan pendidikan dan budaya.

Selama ini Kedubes Amerika Serikat juga memiliki keyakinan PBNU mewarisi Islam yang moderat anti kekerasan, intoleran dan perbuatan lain yang dapat merusak perdamaian.

"Kita harapkan Kedubes Amerika Serikat juga menyampaikan pemahaman kepada masyarakat Amerika jangan generalisir Islam sebagai teroris," kata dia.

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved