Senin, 4 Mei 2026

Transportasi

Odong-odong Bakal Dilarang Beroperasi di Jakarta Timur

Angkutan masyarakat jarak pendek tersebut distop operasionalnya lantaran dianggap tak sesuai dengan peruntukkannya.

Tayang:
Penulis: Rangga Baskoro |
Warta Kota/Rangga Baskoro
Odong-odong yang beroperasi di kawasan Kampung Pulo, Bidara Cina, Jatinegara, digemari anak-anak dan ibu-ibu, Jakarta Timur, Senin (21/10/2019). 

Odong-odong yang masih banyak ditemukan di kawasan Jakarta Timur bakal dilarang beroperasi.

Angkutan masyarakat jarak pendek tersebut distop operasionalnya lantaran dianggap tak sesuai dengan peruntukkannya.

Kepala Seksi Angkutan Jalan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Umbul Gunawan menyatakan, baru saja mengadakan rapat bersama 10 orang kepala Satuan Pelakana Perhubungan dari 10 kecamatan.

Nurul Shock Anggota Keluarganya Jadi Korban Kecelakaan Odong-odong di Cakung

"Kami baru saja rapat membahas hal tersebut. Kami petakan dulu wilayah mana saja yang masih banyak odong-odong," kata unggul saat dikonfirmasi, Senin (21/10/2019).

Ia menambahkan, terdapat beberapa peraturan yang mengatur tentang larangan odong-odong.

"Pertama ada PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 74 tentang angkutan jalan. Kemudian, Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang transportasi," tuturnya.

Truk Tabrak Odong-Odong, 8 Anak-Anak Terluka

Pada peraturan tersebut, odong-odong dilarang lantaran kendaraan yang pada awalnya berbentuk mobil itu diubah atau dimodifikasi sedemikian rupa sehingga tak sesuai dengan peruntukkannya. 

"Kami larang karena bentuknya diubah dan dimodifikasi. Itu bisa membahayakan penumpang. Apalagi yang naik kebanyakan anak kecil ya," ucapnya.

Pihaknya akan segera melakukan sosialisasi kepada para pengemudi odong-odong yang beroperasi di Jakarta Timur.

Truk Tabrak Odong-odong di Cakung, Belasan Anak Terluka

Namun demikian, ia mengaku belum mengetahui kapan peraturan itu akan diterapkan.

"Kami adakan rapat dulu dengan para pengemudi, kami berikan sosialisasi. Baru kemudian akan kami uji coba selama 31 hari. Tapi belum tahu kapan akan dilaksanakan, masih terus dibahas," ujar Umbul.

Di Jakarta Timur, odong-odong banyak ditemukan beroperasi di kawasan Bidara Cina, Jatinegara.

Angkutan jarak pendek tersebut cukup diminati ibu-ibu dan anak-anak untuk berangkat ke pasar maupun sekolah. 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved