Liga Inggris

Meski Dua Gol Dianulir, Nuno Espirit Santo Tetap Dukung Penggunaan VAR

Wolves melakukan langkah mundur setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan tamunya Southampton di Stadion Molineux.

Meski Dua Gol Dianulir, Nuno Espirit Santo Tetap Dukung Penggunaan VAR
Youtube
Nuno Espírito Santo 

Pelatih Wolverhampton Wanderers, Nuno Espirito Santo, tetap mendukung penggunaan video assistant referee (VAR) meski timnya baru saja menjadi korban alat canggih yang dibiasa disebut Mata Elang itu.

Wolves melakukan langkah mundur setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan tamunya Southampton di Stadion Molineux.

Hasil itu tidak lepas dari dianulirnya dia gol Raul Jimenez setelah wasit Peter Bankes menggunakan jasa VAR.

Pertama, pemain internasional Meksiko itu dinilai melakukan handball, dan kedua golnya dinyatakan tidak sah karena ada pemain Wolves lain dalam posisi offside ketika dia mencetak gol.

"VAR membuat laga menjadi lebih adil dan kita harus tetap menggunakannya. Terkadang memang berat. Tapi itu berubah persaan Anda jika menguntungkan tim Anda. Atmosfer stadion juga berubah ketika Anda berpikir bahwa itu gol, tapi ternyata tidak," kata Santo.

"Tapi bagaimanapun juga VAR adalah hakim yang bagus. Kita semua harus menerimannya," ujarnya.

Santo mengaku sedikit kecewa dengan hasil akhir. Pasalnya di laga sebelumnya, Raul Jimenez dkk mampu menggoyang Stadion Etihad kandang Manchester City dengan skor 2-0.

BTS Promosi Make It Right di Acara Elvis Duran Show Hari Ini

Song Hye Kyo Batal Hadiri Acara Perdana di Korea untuk Menghormati Kematian Sulli

Yoo Seung Ho Ditawari Bintangi Drama yang Diadaptasi dari Webtoon

Sementara itu, Pelatih Southampton Ralph Hasenhuettl mengaku puas dengan satu poin di kandang Wolves.

Terlebih timnya mampu memimpin lebih dulu melalui Danny Ins sebelum Jimenez membuat gol balasan melalui titik penalti.

Pelatih berpaspor Austria itu menyebut timnya mengalami banyak kemajuan setelah kalah dari Chelsea dan Tottenham Hotspur di dua laga sebelumnya.

"Jika Anda berada di ruang ganti, Anda bisa merasakan perbedaan suasananya. Semua pemain tahu inilah saatnya untuk bangkit. Kami baru saya mengalami dua kekalahan beruntun, dan satu poin dari Wolves adalah sebuah langkah maju," kata Hasenhuettl.

Untuk sementara Southampton keluar dari zona degradasi.

Meski demikian, posisi tim berjuluk Santo ini masih sangat rawan karena hanya unggul selisih gol dari Newcastle United yang berada di batas zona merah.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Senin (21/10/2019)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved