Cegah Maraknya Transaksi Prostitusi di Apartemen, Pemkot Depok Diimbau Segera buat Perda

“Dengan bukti adanya wisata birahi yang terjadi di apartemen, sudah seharusnya Pemkot Depok membuat regulasi (aturan) tentang keberadaan apartemen

Cegah Maraknya Transaksi Prostitusi di Apartemen, Pemkot Depok Diimbau Segera buat Perda
Istimewa
Ilustrasi 

Peraturan Daerah (Perda) Apartemen dinilai dapat menjadi salah satu cara bagi Pemerintah Kota Depok untuk mengawasi keberadaan apartemen agar tidak melenceng dari fungsi utamanya.

Pandangan itu disampaikan Babai Suhaimi, anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sebelumnya pada Jumat (18/10/2019), pihak Polresta Depok mengamankan seorang muncikari yang sedang menawarkan pekerja seks komersial (PSK) di apartemen tersebut.

“Dengan bukti adanya wisata birahi yang terjadi di apartemen, sudah seharusnya Pemkot Depok membuat regulasi (aturan) tentang keberadaan apartemen,” papar Babai saat dihubungi wartawan, Senin (21/10/2019).

Menurut Babai seharusnya Pemkot Depok berani menindak tegas guna membumi hanguskan praktek pelacuran di kota bertagline Religi ini.

Maka, kata Babai, sebaiknya Pemkot Depok membuat Perda tentang Apartemen.

“Dengan begitu, keberadaan apartemen tidak bertentangan dengan moto Kota Depok sebagai Kota Religi,” ucapnya.

Dikatakan Babai, dirinya sungguh prihatin begitu mendapat informasi sebuah apartemen di bilangan Margonda, Depok, digerebek kawanan polisi karena menawarkan pekerja seks komersial.

Babai mengatakan, jika melihat kebelakang, dulu ada hotel Duta Residence yang di tutup oleh Wali Kota Depok, Nur Mahmudi, karena disinyalir menjadi tempat wisata birahi.

Walau tanpa bukti, dengan adanya tuduhan saja dari masyarakat sudah bisa dilakukan tindakan tegas.

“Lalu, bagaimana dengan apartemen yang sudah nyata-nyata terbukti? Maka, dengan kejadian tersebut ya harus ada tindakan tegas dari pemerintah,” tutur Babai.

Sebelumnya, pihak Polresta Depok melalui Unit Reskrim Polsek Beji mencokok seorang muncikari bernama M. Reza (20) di sebuah apartemen di Margonda Residence, Tower J, Kemiri Muka, Beji, Depok, Sabtu (19/10/2019) dini hari lalu.

Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansyah menjelaskan, pada Jumat (18/10) sekitar pukul 23.00, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa terdapat kegiatan prostitusi di ApartemenResidence 2. Dari laporan tersebut, pelapor bersama tim melakukan penyelidikan.

“Pada pukul 01.00 WIB pelaku atas nama M Reza kami amankan berikut barang bukti serta korbannya berinisial H (22), selanjutnya dibawa ke Polsek Beji,” kata Azis saat dihubungi wartawan, Senin (21/10/2019).

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved