Amir Antusias Ikut Uji Sertifikasi Keterampilan Kerja Jasa Konstruksi

PPSU Jakarta Utara mengikuti Uji Sertifikasi Keterampilan Kerja Jasa Konstruksi di Balai Yos Sudarso, Tanjung Priok Jakarta Utara, Senin (21/10/2019).

Amir Antusias Ikut Uji Sertifikasi Keterampilan Kerja Jasa Konstruksi
WartaKota/Junianto Hamonangan
Ratusan petugas PPSU mengikuti Uji Sertifikasi Keterampilan Kerja Jasa Konstruksi di Balai Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (21/10/2019). 

Sebanyak 950 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Jakarta Utara mengikuti Uji Sertifikasi Keterampilan Kerja Jasa Konstruksi di Balai Yos Sudarso, Tanjung Priok Jakarta Utara, Senin (21/10/2019).

Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta, Ricky Aditya Nasir mengatakan, kegiatan itu bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

“Jadi, ini metodenya dengan wawancara. Menanyakan kompetensi terkait kerja dia sehari-hari,” ucap Ricky. Nantinya para petugas PPSU yang bekerja seperti menambal jalan di sebuah kelurahan akan ditanyakan kompetensi yang bersangkutan melalui metode wawancara.

Agar Terbiasa Terapkan Pola Hidup Sehat, Perlu Pembentukan Karakter Masyarakat Lebih Dulu

Pola Inggris Klasik Ada dalam Koleksi Terbaru Uniqlo Berkolaborasi dengan JW Anderson

Setelah Euforia Pelantikan Presiden-Wapres, Investor Menanti Laporan Keuangan Emiten Kuartal III

“Dan sekiranya ada nanti yang tidak lulus, kita berikan pelatihan. Nanti masuk metode classroom, akan kita latih secara kelas dan praktik,” kata Ricky. Menurut Ricky, ini adalah kegiatan serupa yang digelar untuk ketiga kali di DKI Jakarta. Periode pertama digelar pada Oktober 2018 yang diikuti 1.000 peserta.

Sementara, untuk periode kedua pada Maret 2019 diikuti 5.000 peserta. Khusus untuk periode ketiga kali ini juga diikuti sekitar 5.000 peserta.

“Untuk yang ketiga ada 5.000 peserta di lima wilayah di DKI Jakarta. Khusus di Jakarta Utara ada 950 peserta dan di Kepulauan Seribu 100 peseta,” ujar Ricky.

Seorang petugas PPSU Kelurahan Penjaringan, Muhamad Amir, mengaku antusias ikut kegiatan Uji Sertifikasi Keterampilan Kerja Jasa Konstruksi. Amir berharap uji sertifikasi tersebut nantinya dapat menambah ilmu yang dimiliki agar bisa diimplementasikan terhadap apa yang dikerjakan selama ini.

“Menurut saya ini bagus ya, bisa dapat sertifikat apa yang kita kerjakan selama ini. Jadi bisa meningkatkan kewaspadaan kita terhadap kesehatan dan keselamatan kerja,” ujarnya,

Penyaluran Kredit Dinilai Melambat, Berikut Penjelasan Para Bankir

Welcome Perdamaian, Goodbye Kedengkian Raih Penghargaan UOB Painting of the Year 2019

Berikut Tiga Catatan dari YPKKI untuk Menteri Kesehatan Kabinet Kerja Jilid 2

Sementara, Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) DKI Jakarta, Fajaruddin, mengatakan sertifikasi bagi PPSU sangat penting karena beberapa alasan.

“Satu tentunya untuk keselamatan mereka, yang kedua tentang kompetensi atau kemampuan mereka dibidangnya sendiri. Jangan sampai nanti mereka bekerja bukan pada bidangnya,” ungkap Fajaruddin.

Fajaruddin juga beralasan kegiatan tersebut sejalan dengan program pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. “Dari lima program yang disampaikan dalam pidatonya, ada dua di antaranya tentang

peningkatan SDM dan pembangunan infrastruktur. Ini salah satu wujudnya, peningkatan SDM di bidang konstruksi ataupun jasa konstruksi,” jelas Fajaruddin. Selama dua hari penyelenggaraan, kegiatan tersebut digelar dengan metode wawancara oleh asesor atau penilai yang menanyakan kompetensi terkait pekerjaan sehari-hari.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved