Pesawat R- 80 Siap Uji Terbang 2024

Pesawat R80 merupakan pesawat buatan Indonesia dengan arsitek BJ Habibie yang disponsori PT Regio Aviasi Industri (RAI)

Penulis: | Editor: M Nur Ichsan Arief
ist
Dari kiri ke kanan, Doddy Widjojo, Ilham Akbar Habibie dan Desra Firza Ghazfan 

WARTA KOTA, KEMAYORAN  -------  Mantan Presiden Republik Indonesia, namanya tetap dikenang, dan meiliki pemikiran yang cemerlang dan luar biasa.

Salah satu katanya akan diwujudkan adalah hadirnya pesawat type R80, sejenis pesawat yang diyakini mampu menjadi jembatan udara bagi ribuan pulau yang ada di Indonesia.

Pesawat R80 merupakan pesawat penumpang regional jarak pendek bermesin twin-turboprop yang dibangun perusahaan pesawat Indonesia Regio Aviasi Industri yang memiliki kapasitas 80 penumpang dalam konfigurasi kelas tunggal dan dioperasikan oleh dua kru penerbang.

Komisaris Utama Rego Aviasi Industri (RAI), Ilham Akbar Habibie, menyatakan kesiapannya untuk mewujudkan impian sang ayah, untuk menyelesaikan produksi pesawat R80 karena Indonesia memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang bisa mewujudkannya.

"Saya akan berupaya untuk meneruskan impian bapak, yaitu menuntaskan R80, karena banyak negara yang ingin memilikinya tapi tidak mempunyai SDM, sedangkan Indonesia punya SDM itu", ujar Ilham saat ditemui di acara Orbit International Habibie Festival di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/19).

"Pesawat R80 ini bukan hanya impian bapak (Habibie) semata, tetapi juga merupakan impian seluruh masyarakat Indonesia, karena itu untuk menyelesaikan R80 kita akan uji terbang pada tahun 2024, lalu ada proses sertifikasi layak terbang dan akhirnya pada tahun 2026 menjadi sebuah maskapai penerbangan di Indonesia dan setelah itu baru kita akan memproduksinya, karena itu untuk mewujudkannya, butuh waktu dan kerja keras", ucap Ilham.

Pesawat R80 merupakan pesawat yang murni buatan Indonesia dengan arsitek BJ Habibie (Almarhum). Pembuatannya disponsori PT Regio Aviasi Industri (RAI) dan dikerjakan oleh PT Dirgantara Indonesia.

"Kita harus meneruskan semangat beliau untuk wujudkan impian seluruh rakyat Indonesia untuk memproduksi pesawat R-80", tutur Doddy Widjojo selaku Direktur dari Mahkota Group mewakili investor dari pesawat R80 dan didampingi oleh Desra Firza Ghazfan.

Perlu diketahui bahwa Rego Aviasi Industri (RAI) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perancangan, pengembangan, dan manufaktur pesawat terbang yang didirikan oleh Presiden ke-3 RI BJ Habibie (Almarhum) dan putra sulungnya, Ilham Akbar Habibie.

Untuk mewujudkan hal dibuatnya pesawat R80 ini selain butuh investor yang direncanakan juga akan bekerjasama dengan group Mahkota pendanaan pembuatan pesawat tersebut juga dilakukan dengan program Crowdfunding di kitabisa.com dimana masyarakat bisa ikut serta untuk menyumbangkan donasi agar pesawat impian seluruh rakyat Indonesia terwujud.

"Seluruh biaya pengembangan usaha ini mencapai USD 1,6 miliar atau sekitar Rp20 triliun, secara bertahap, selain dari investor ada Crowdfunding di kitabisa.com dimana masyakarat bisa berdonasi untuk hal itu", terang Doddy lagi. 

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved