Ini Sosok Motivator yang Tampar 10 Siswa SMK, Mengaku Baru Sekali Melakukan Kekerasan Fisik

"Kejadiannya benar-benar khilaf karena selama hidup saya baru kali ini melakukan perbuatan dengan tangan. Karena sama sekali tidak pernah

Ini Sosok Motivator yang Tampar 10 Siswa SMK, Mengaku Baru Sekali Melakukan Kekerasan Fisik
KOMPAS.COM/ANDI HARTIK
Motivator, Agus Setiyawan pelaku pemukulan terhadap 10 siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang saat dirilis di Mapolres Malang Kota, Sabtu (19/10/2019) 

Seperti Diketahui,  siswa  SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang yang menjadi korban pemukulan oleh Agus tadinya delapan orang.

Kemudian bertambah menjadi 10 orang setelah dilakukan penyelidikan oleh polisi.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander berdasarkan laporan perkara yang masuk ke Mapolres Malang Kota.

Bruno Matos Cetak 2 Gol Kemenangan untuk Bhayangkara FC, Begini Komentar Paul Munster

"Dari 10 orang, yang lapor masih 9 orang. Yang satu masih mimisan. Nanti kita cek, kalau yang bersangkutan sudah bisa diberi keterangan berita acara, kita periksa," katanya di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Jumat (18/10/2019).

Dony mengatakan, berdasarkan hasil visum, ada korban yang mengalami luka di bibir. Sisanya hanya mengalami luka lebam di pipinya.

"Visum yang keluar baru satu, luka di bibir. Sisanya hanya luka bekas lebam," katanya.

Pihaknya masih terus memintai keterangan sejumlah saksi terkait kasus itu. Termasuk memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) pemukulan.

Persija Jakarta Tidak Akan Diperkuat 3 Pemain Terbaik Saat Hadapi PSM Makassar

Diketahui, aksi pemukulan oleh Agus, motivator digital marketing terjadi saat acara Seminar Motivasi Berwirausaha di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Kamis (17/10/2019).

Sebagai pengisi acara, Agus diduga tersinggung karena peserta acara tertawa. 

Ia lantas meminta 10 siswa (sebelumnya tertulis 8) untuk maju ke depan dan memukulnya satu per satu secara bergilir.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...", Penulis  Andi Hartik

Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved