Breaking News:

Liga Inggris

Quique Sánchez Flores Menolak Menyerah dan Waspada Penuh Hadapi Tottenham Hotspur

Flores menyebut posisi Spurs, yang berada di peringkat kesembilan, tidak menggambarkan kualitas Lilywhites.

Evening Standart
Quique Sanchez Flores 

Pelatih Watford, Quique Sanchez Flores, menegaskan timnya waspada penuh saat berkunjung ke kandang Tottenham Hotspur di laga Liga Inggris malam ini pukul 21.00 WIB.

Flores menyebut posisi Spurs, yang berada di peringkat kesembilan, tidak menggambarkan kualitas Lilywhites.

Flores mengemban misi berat, meraih tiga poin dari finalis Liga Champions musim lalu tersebut.

Watford dalam posisi sulit, berada di dasar klasemen dengan tiga poin dari delapan laga. Watford belum pernah menang, dan lima kali menelan kekalahan.

"Tidak mudah, bahkan sangat sulit untuk mengalahkan Tottenham di kandang mereka. Tottenham memiliki pelatih sangat bagus. Bagi saya Pochettino adalah pelatih terbaik dalam empat tahun terakhir," kata Flores.

Dia memang tidak terlalu asing dengan karakter Pochettino.

Chelsea Gunakan Formasi Baru untuk Taklukkan Newcastle United

Leicester City Berusaha Pertahankan Posisi 4 Besar dengan Mengejar Poin di King Power

BTS Promosi Make It Right di Acara Elvis Duran Show Hari Ini

Keduanya sering bertemu di La Liga ketika Flores melatih Valencia dan Real Madrid, sementara Pochettino menukangi Espanyol.

"Saya suka dengan gaya dan arakter Pochettino. Dia adalah pelatih terbaik di Liga Inggris dalam empat musim terakhir, itu pendapat saya. Dia sukses membuat Tottenham menjadi salah satu tim yang disegani di Eropa. Saya tahu saat ini menjadi masa-masa sulit baginya, tapi Pochettino tahu apa yang harus dilakukannya," tutur Flores.

Pelatih berpaspor Portugal itu menolak menyerah meski timnya berada di dasar klasemen.

Menurutnya terlalu dini untuk membuat penilaian karena kompetisi masih menyisakan 30 laga lagi.

Flores menegaskan tim terus bekerja keras untuk meningkatkan performa.

Diakui, absennya kapten sekaligus striker Troy Deeney membuat timnya kehilangan ketajaman.

"Kompetisi berakhir pada bulan Mei, dan sekarang masih September. Kami selalu optimis dan berpikir berada di zona aman ketika laga terakhir dimainkan," ujar Flores.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Sabtu (19/10/2019)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved