Liga 1

Bali United dan Madura United Ajukan Banding Perihal Lisensi Klub AFC

Bali United dan Madura United Ajukan Banding Perihal Lisensi Klub AFC karena dinyatakan lolos bersyarat dan ditolak

Bali United dan Madura United Ajukan Banding Perihal Lisensi Klub AFC
NSTAGRAM BALI UNITED
Skuat Bali United saat menjalani pertandingan uji coba melawan Boavista FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada 13 April 2019. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

Bali United dan Madura United secara resmi mengajukan banding terhadap keputusan Club Licensing Committee.

Proses banding itu akan langsung diproses dan akan diumumkan paling lambat pada Selasa, 22 Oktober 2019.

Sebelumnya, Bali United mendapatkan status 'Granted with Sanction' atau 'Lolos Bersyarat' dan Madura United FC mendapatkan status 'Rejected' atau 'Ditolak'. 

Proses banding diajukan dua klub  Liga 1 2019, tersebut kepada Club Licensing Appeal Committee untuk melakukan peninjauan kembali terhadap pemberian Lisensi AFC dan hak berpartisipasi di kompetisi resmi AFC tahun 2020.

Nantinya, Club Licensing Appeal Committee yang terdiri dari Emmy Yatmini, Edhi Prasetyo dan Juninho Widjaja, CPA akan langsung memproses pengajuan banding tersebut.

Club Licensing Appeal Committee memiliki beberapa aspek penilaian khusus untuk bisa dilengkapi oleh setiap klub.

Menurut chairperson Club Licensing Appeal Committee, Emmy Yatmini mengatakan pihaknya akan bekerja secara objektif sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Komite Banding akan melihat dan mempelajari terlebih dahulu setiap berkas yang diajukan dua klub tersebut.

"Komite Banding tentunya akan mempelajari dahulu seluruh berkas yang telah dimasukkan pada tahap verifikasi sebelum mengambil keputusan," kata Emmy dalam keterangan resminya, Sabtu (19/10/2019).

"Tiap klub berhak mengajukan banding disertai dengan penjelasan pengajuan bandingnya dan tugas kami adalah memastikan segala proses yang menyertai memang sudah sesuai prosedur dan persyaratan yang diatur dalam Regulasi Club Licensing," tambahnya.

Sementara itu, club licensing manager, Yulius Amos mengatakan, klub lain di Liga 1 2019 yang belum lolos dalam proses ini diharapkan bisa memperbaiki segala aspek kekurangannya.

"Klub-klub yang belum mendapatkan Lisensi tahun ini sudah menerima hasil laporan evaluasi masing-masing aspek, ini diharapakan dapat membantu memetakan pada aspek apa suatu klub sepak bola profesional perlu melakukan perbaikan secara berkelanjutan," paparnya.

Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved