Operasi Tangkap Tangan

Ajudan Wali Kota Medan Akhirnya Menyerahkan Diri, Kabur Setelah Mau Menabrak Penyidik KPK Saat OTT

"Nah saat itu yang kami kejar dan baru menyerahkan diri. Jadi kebutuhan KPK adalah proses pemeriksaan lebih lanjut,"

Ajudan Wali Kota Medan Akhirnya Menyerahkan Diri, Kabur Setelah Mau Menabrak Penyidik KPK Saat OTT
Tangkapan Layar KompasTV
Ajudan Wali Kota Medan Andika akhirnya menyerahkan diri setelah kabur dan berusaha menabrak penyidik KPK saat OTT bosnya 

Untuk menutupi anggaran Rp 800 juta, Dzulmi meminta bantuan Syamsul Fitri Siregar, Kepala Bagian Protokol Pemerintah Kota Medan. Syamsul pun membuat daftar kepala dinas di wilayah Pemerintah Kota Medan untuk dimintai kutipan.

Yang masuk daftar bukan hanya kepala dinas yang ikut ke Jepang, kepala dinas yang tidak ikut pun dimintai uang oleh Syamsul.

Salah satunya adalah Isa. Isa menyanggupi permintaan itu dan mengirimkan uang Rp 200 juta.

Ada Masalah di Pijakan Kaki, 1.747 Unit Mitsubishi Triton Kena Recall, Perbaikan Tanpa Biaya 

Uang itu juga sebagai kompensasi atas diangkatnya Isa sebagai Kepala Dinas PUPR.

Ia juga merealisasikan pemberian uang Rp 50 juta yang dititipkan ke ajudan Dzulmi, Andika.

Namun, uang tersebut belum diberikan lantaran ia terlanjur dikejar oleh tim KPK seusai menerima uang itu di rumah Isa.

Diimbau Serahkan Diri

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengatakan, tim KPK masih mencari ajudan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin bernama Andika.

"KPK mengimbau kepada AND (Andika) seorang ajudan, untuk segera menyerahkan diri ke KPK dan membawa serta uang Rp 50 juta yang masih dalam penguasaannya," kata Saut dalam konferensi pers, Kamis (17/10/2019).

Petugas KPK menunjukkan barang bukti disaksikan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (kanan) saat konferensi pers terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT)
Ilustrasi: Petugas KPK menunjukkan barang bukti disaksikan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (kanan) saat konferensi pers terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Andika diketahui merupakan orang yang nyaris menabrak tim KPK saat operasi tangkap tangan (OTT), Selasa (15/10/2019) lalu.

Suami-Istri Tewas Digigit Ular dan Tinggalkan 4 Anak Masih Kecil, Bupati Cianjur Turun Tangan

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved