Tunggakan Utang BPJS Rp 12 Miliar Belum Dibayar, Operasional Pelayanan di RSUD Jadi Terhambat

“Masih belum ada feed back terkait utang ini. Terhutang Rp 12 miliar dari Januari sampai September 2019,” ucapnya.

Tunggakan Utang BPJS Rp 12 Miliar Belum Dibayar, Operasional Pelayanan di RSUD Jadi Terhambat
Warta Kota/Andika Panduwinata
Terungkap bahwa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menunggak utang yang mencapai miliaran rupiah. 

Pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan disebut menunggak utang miliaran rupiah kepada RSUD Kota Tangerang.

"Angka utangnya mencapai Rp 12 miliar,” ujar Dirut RSUD Kota Tangerang, Henny Herlina saat dijumpai Wartakotalive.com di RSUD Kota Tangerang, Jumat (18/10/2019).

Akibat tunggakan tersebut, kata Henny Herlina, imbasnya pihaknya mengalami keterhambatan sejumlah operasional. Dirinya pun berharap agar masalah ini bisa segera teratasi.

“Biaya paling besar itu pada perawatan pasiennya. Karena kan perlu pengawasan dan membutuhkan obat terus setiap harinya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan tagihan sebesar itu tercatat pada tahun ini. Pihaknya telah mencoba melakukan komunikasi, namun saat ini masih belum ada jawaban.

“Masih belum ada feed back terkait utang ini. Terhutang Rp 12 miliar dari Januari sampai September 2019,” ucapnya.

Menurutnya, jajaran RSUD Kota Tangerang terus berusaha melakukan klaim terkait besaran utang ini.

Angka Rp 12 miliar tersebut merupakan modal yang dipakai untuk berobat para peserta pasien BPJS.

“Pasien BPJS di rumah sakit ini mencapai 95 persen. Walau pun terhutang, tapi kami tetap melakukan pelayanan,” kata Henny.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved