Sisi Lain Jakarta

Sisi Lain Jakarta, Kisah Kampung Starling: Warga Cari Rezeki dengan Jualan Kopi Keliling

Beberapa pria keluar dari sebuah gang dengan gapura merah yang bertuliskan "selamat datang di kawasan pedagang kopi keliling".

Sisi Lain Jakarta, Kisah Kampung Starling: Warga Cari Rezeki dengan Jualan Kopi Keliling
KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGI
Kampung pedagang kopi keliling di Jalan Prapatan Baru, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019). 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Sayup-sayup terdengar bunyi bel sepeda,"Kring... kring... kring..." yang beradu dengan suara kendaraan bermotor.

Beberapa pria keluar dari sebuah gang dengan gapura merah yang bertuliskan "selamat datang di kawasan pedagang kopi keliling".

Kaki mereka lincah mengayuh pedal sepeda menuju arah Senen, Jakarta Pusat.

Dua keranjang sepeda di bagian depan dan belakang penuh dengan aneka jenis kopi dan minuman lainnya.

Tulisan di gapura itu semakin membuat penasaran, apakah gang tersebut benar hanya ditempati para pedagang kopi keliling?

Gang ini memang tak sulit ditemukan, keberadaannya tak jauh dari kawasan Tugu Tani dan diapit oleh Markas Marinir serta Hotel Aryaduta, tepatnya di Jalan Prapatan Satu, Senen, Jakarta Pusat.

Peluang Ekspor Sepeda Motor Indonesia Bisa Meningkat, Berikut Penjelasan AISI

Hanya perlu berjalan sekitar 50 meter melewati gapura, sudah terlihat sepeda para pedagang kopi keliling yang diletakkan secara berjejeran.

Renceng kopi dan berbagai minuman masih tergantung rapi di masing-masing sepeda.

Jika dihitung, jumlahnya mungkin mencapai ratusan sepeda.

Di ibu kota, pedagang kopi keliling lebih lazim disebut sebagai starling yang merupakan plesetan dari "starbucks" keliling.

Halaman
1234
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved