Pohon Peneduh di Trotoar Depan Museum Satria Mandala Dibabat Habis, Pejalan Kaki Kepanasan

Belasan pohon glodokan tiang peneduh di trotoar Jalan Jenderal Gatot Subroto depan Museum Satria Mandala dipangkas habis, pejalan kaki pun kepanasan.

Pohon Peneduh di Trotoar Depan Museum Satria Mandala Dibabat Habis, Pejalan Kaki Kepanasan
Warta Kota/Dwi Rizki
Pohon peneduh di trotoar depan Museum Satria Mandala dibabat habis. 

Belasan pohon peneduh di trotoar Jalan Jenderal Gatot Subroto di depan Museum Satria Mandala dipangkas habis, membuat pejalan kaki kepanasan.

Walau jarum jam masih menunjukkan pukul 08.00 WIB, teriknya mentari sudah terasa menyengat.

Area pedesterian yang semula teduh kini gersang, tidak ada lagi bayang-bayang rimbunnya daun pohon glodokan tiang (Polyalthia longifolia)  yang sebelumnya mengisi setiap ruas jalan.

Gersangnya kawasan terlihat di area pedesterian persis di depan Museum Satria Mandala, Jalan Jenderal Gatot Subroto Nomor 14, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (18/10/2019).

Belasan pohon glodokan tiang yang tumbuh berdiri di badan trotoar maupun sisi saluran air terlihat dibabat habis.

Pemangkasan atau umumnya disebut penopingan pohon dilakukan secara menyeluruh.

Dahan dan ranting pohon itu dipangkas habis, menyisakan batang utama pohon yang menyerupai tiang.

Pohon yang senyatanya memberikan teduhan bagi para pejalan kaki itu kini hanya berupa batang pohon lurus tanpa daun.

Tidak hanya terasa panas, pemandangan depan museum yang menyajikan peralatan perang nasional, mulai dari masa penjajahan kolonial Belanda hingga era tahun 80-an itu sangat buruk.

Trotoar di depan muka museum atau sepanjang sekitar 110 meter itu terlihat kosong.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved