Pelayanan Publik

Petugas Damkar Mengevakuasi Sarang Ular Kobra yang Berada di Pemukiman Warga Tambun Bekasi

Petugas melakukan evakuasi sarang ular kobra di pemukiman warga RT 05 RW 15, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Petugas Damkar Mengevakuasi Sarang Ular Kobra yang Berada di Pemukiman Warga Tambun Bekasi
Dokumentasi Humas Damkar Kabupaten Bekasi
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi melakukan evakuasi sarang ular kobra di pemukiman warga RT 05 RW 15, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (18/10/2019). 

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi melakukan evakuasi sarang ular kobra di pemukiman warga RT 05 RW 15, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (18/10/2019).

Komandan Regu Tima Evakuasi dan Penyelamatan Damkar Kabupaten Bekasi, Adhi Nugroho mengatakan, keberadaan sarang ular kobra itu atas laporan masyarakat.

Ketika itu pemilik rumah tersebut menemukan ada induk ular kobra di halaman rumahnya.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi melakukan evakuasi sarang ular kobra di pemukiman warga RT 05 RW 15, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (18/10/2019).
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi melakukan evakuasi sarang ular kobra di pemukiman warga RT 05 RW 15, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (18/10/2019). (Dokumentasi Humas Damkar Kabupaten Bekasi)

Induk ular kobra itu dibunuh warga tersebut karena takut membahayakan.

"Jadi kemungkinan itu induk ular kobra itu bertulur di situ. Nah, engga tahuan tiba-tiba menetas dan muncul anak ular kobra itu," ujar Adhi, Jumat (18/10/2019).

Adhi menuturkan, ada tiga ekor anak ular kobra dengan ukuran sekitar 30 sentimeter. Mereka ditemukan didalam lubang belakang rumah warga tersebut.

Ketika melakukan evakuasi, petugas Damkar menggunakan sarung tangan tebal dan dimasukkan ke dalam botol air mineral besar.

"Anak ular kobra itu kami bawa agar tidak berkembang biak dan membahaya warga setempat," jelas dia.

Anak ular kobra itu akan diserahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA).

"Kita mau lepas di hutan engga ada hutan disini. Jadi kita serahkan ke BBKSDA," ucap dia.

Ia menambahkan, petugas Damkar akan melakukan penyisiran ke sekitar lokasi ditemukan sarang ular kobra tersebut.

Hal itu dikarenakan masih ada rasa khawatir warga bahwa masih ada tanda-tanda keberadaan ular kobra di sekitar lokasi itu.

"Kabarnya di lokasi itu warga masih melihat ada tanda-tanda ular kobra lagi. Nanti rencana besok akan kita cek lagi," kata Adhi.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved