Depok

Pelaku Penganiayaan Balita 2 Tahun Tidak Ditahan, Ini Pengakuannya kepada Polisi

Polisi menangkap Tiara Nur (17) pelaku penganiayaan terhadap balita usia 2 tahun, YM, hingga luka lebam di tubuh balita itu.

ilustrasi istimewa
Dari hasil penyelidikan, Tiara Nur (17) mengatakan, dirinya kerap memukul, menonjok bahkan membenturkan tubuh balita YM ke tembok lantaran kesal. 

Polisi menangkap Tiara Nur (17) pelaku penganiayaan terhadap balita usia 2 tahun, YM.

Dari hasil penyelidikan, Tiara mengatakan, dirinya kerap memukul, menonjok bahkan membenturkan tubuh balita YM ke tembok lantaran kesal.

"Dia mengakui bahwa dia menganiaya, kadang di tampar bahkan sampai ditonjok kepalanya," papar Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansyah di Mapolresta Depok, Jalan Margonda Raya, Pancoran Mas, Depok, Kamis (17/10/2019).

Azis mengatakan, tindakan yang dilakukan Tiara dilatarbelakangi kekesalan terhadap ibu dari YM lantaran sering dimarahi.

Namun, karena Tiara masih berada di bawah umur, pihak kepolisian tidak melakukan penahanan terhadap Tiara namun menyerahkannya kepada Balai Pemasyarakatan (Bapas).

 Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Tambun Bekasi, Sehari-hari Berjualan Ikan Hias

 BREAKING NEWS: Artis Vicky Nitinegoro Diamankan Polisi, Diduga Gunakan Narkoba

 BREAKING NEWS: KPK Tahan Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin

 KLARIFIKASI Perekam Video Seekor Kucing Mati Dicekoki Miras Ciu, Sebut Keracunan dan Beri Air Kelapa

"Pelaku juga sudah dilakukan pengecekan kejiwaan oleh Bapas, kasusnya masih terus di proses," kata Azis.

Tiara diamankan pada Minggu (13/10/2019) setelah menerima laporan dari F, ayah dari YM yang melaporkan adanya kecurigaan atas luka-luka yang dialami putra bungsunya itu.

Kejadian berawal ketika Kamis (10/10/2019), pelapor dan istrinya berangkat kerja sekitar pukul 06.00 dan kembali pulang sekitar pukul 22.00.

Saat pulang itu, ibunda YM yakni A, naik ke lantai 2 ke kamar pelaku dengan maksud ingin mengambil korban dan kakaknya untuk tidur bersama di kamar utama.

 BREAKING NEWS: KPK Tetapkan Wali Kota Medan Tersangka

Namun saat akan dibuka, pintu kamar pelaku dikunci dari dalam, A lantas mengetuk pintu namun tak dibuka-buka, takut mengganggu.

Akhirnya A membiarkan korban dan kakaknya yang berumur 5 tahun untuk tidur bersama dengan pelaku.

Esok harinya, Jumat (11/10/2019) kejadian yang sama terulang dan A tetap membiarkan YM dan putra pertamanya tidur bersama pelaku.

Pada hari Sabtu (12/10/2019) sekitar pukul 08.00, pelapor dan istrinya usai pulang berbelanja dan duduk di ruang tamu, pelaku turun dari lantai 2 sambil menggendong korban dengan kondisi sekujur tubuh penuh luka, lebam, dan bengkak serta korban mengalami munta-muntah.

 Dua Istri Cantik Wakil Bupati Ini Sama-sama Terpilih Kembali Jadi Kades untuk Kedua Kalinya

Melihat keadaan anaknya pelapor sempat bertanya kepada pelaku kenapa dengan anaknya dan dijawab pelaku itu adalah ulah kakaknya namun pelapor tidak percaya.

"Saya langsung bawa anak saya ke rumah sakit untuk di cek, kami lakukan semua proses medis seperti CT Scan dan lainnya," papar F melalui sambungan telepon, Kamis (17/10/2019).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved