Breaking News:

Sosial

KPAD Kabupaten Bekasi: Remaja Kecanduan Gim Sebaiknya Dirawat di RS Jiwa

Mereka yang kecanduan gim pada gawai itu dipisahkan dari pasien gangguan jiwa lainnya.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor:
Warta Kota/Muhammad Azzam
Yayasan Al Fajar Berseri, Tambun Selatan. 

KPAD akan berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi, dalam hal ini  Dinas Sosial dan Rumah Sakit Umum Daerah untuk penanganan dua anak ini.

"Kita juga ingin bertemu orangtuanya dan pihak yayasan seperti apa kondisi, penyebab dan penanganannya," ucap dia.

Rozak menyebut, KPAD Kabupaten Bekasi selama ini kerap melakukan penyuluhan ke sekolah maupun masyarakat terkait bahaya penggunaan gawai berlebih.

Tren Korban Kecanduan Gadget Terus Naik, Sudah 209 Anak Dirawat di RS Jiwa Cisarua

"Kami sering berikan penyuluhan terkait pengetahuan soal penggunaan telepon seluler secara bijak. Bagaimana mereka menjaga diri dan dapat mengontrol agar tidak bermain ponsel atau gim secara berlebih. Bahkan sebisa mungkin menghindari gim," ungkap Rozak.

Menurut Rozak, pengaruh gim  dapat menimbulkan dampak negatif yang lebih besar.

Gim yang mereka mainkan bisa mengubah karakter melalui ucapan tak senonoh, kasar maupun tindakan kekerasan.

"Di rumah mereka baik-baik saja tapi main sama teman-temannya bahkan anak yang lebih dewasa ini kebiasaan mengucapkan kata-kata kasar lalu memicu kekerasan terhadap orangtuanya," jelas dia.

TERUNGKAP! Efek Paparan Game Sejak Anak Balita Serupa dengan Kecanduan Narkoba

Rozak lebih menyarankan agar permainan di gawai diganti dengan permainan di luar rumah.

Permainan trandisional sudah mulai hilang dari anak-anak jaman sekarang.

Mereka lebih senang bermain permainan yang ada di ponselnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved