Cawagub DKI Jakarta

Fraksi PKS Kembali Mengingatkan Partai Gerindra Soal Perjanjian Awal Terkait Cawagub Diisi PKS

Mereka menyebut, sebetulnya kedua belah pihak telah menyetujui bahwa kursi Cawagub merupakan jatah PKS.

Fraksi PKS Kembali Mengingatkan Partai Gerindra Soal Perjanjian Awal Terkait Cawagub Diisi PKS
Warta Kota/Adhy Kelana
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menghadiri Rapat Paripurna pengumuman pimpinan definitif Pimpinan DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2019). 

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta kembali mengingatkan kepada Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta agar kembali pada perjanjian awal soal posisi Calon Wakil Gubernur DKI pengganti Sandiaga Uno.

Mereka menyebut, sebetulnya kedua belah pihak telah menyetujui bahwa kursi Cawagub merupakan jatah PKS.

“Kami masih berkomitmen dengan perjanjian itu dan kami harap teman-teman Gerindra juga demikian. Kesepakatan itu ada bukti tertulis dan disampaikan kepada gubernur lalu kepada dewan juga,” kata Ketua Fraksi PKS Muhamad Arifin pada Jumat (18/10/2019).

Arifin mengatakan, dalam bukti tertulis itu juga ada tanda tangan Wakil Ketua DPRD DKI, Mohamad Taufik yang sekaligus menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta.

Karena itu, Arifin justru mempertanyakan maksud Gerindra yang berniat mengevaluasi dua nama Cawagub DKI yang selama ini telah diajukan.

Hingga kini, dua nama Cawagub yang diajukan PKS bernama Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu telah berada di DPRD untuk dibahas dalam Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) DPRD.

“Prinsipnya, kami menghargailah keinginan teman-teman Gerindra untuk mengevaluasi Cawagub. Tapi bagi PKS dua nama itu kan sudah selesai, dan kami belum ada rencana untuk mengevaluasinya,” ujar Arifin.

Dalam kesempatan itu, Arifin menekankan bahwa dua kandidat ini telah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang diadakan Gerindra.

Bahkan, pimpinan Gerindra sendiri, termasuk Mohamad Taufik telah meneken hasilnya.

“Ingat, itu fit and proper test adalah usulan dari Gerindra dan sudah dapat rekomendasi untuk dilanjutkan,” jelasnya.

Karena itu, dia berharap agar dua nama ini segera dibahas ke dalam Rapimgab oleh pimpinan DPRD DKI Jakarta.

Dengan demikian, sebelum akhir tahun, sosok Wagub sudah terisi.

“Harapan kami dan Gerindra sendiri sebetulnya sama, sebelum akhir tahun sudah ada sosok Wagub,” ungkapnya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved