Narkotika

Sutrada Amir Mirza Gumay Gadaikan Ponsel Untuk Beli Sabu Seharga Rp 700.000

"Dengan menggadaikan HP, akhirnya mereka membeli sabu ke RO seharga Rp 700.000. Lalu sabu mereka konsumsi."

Sutrada Amir Mirza Gumay  Gadaikan Ponsel Untuk Beli Sabu Seharga Rp 700.000
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Tiga tersangka pelaku narkotika, salah satunya sutradara Amir Mirza Gumay dihadirkan di Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019). 

Sutradara Amir Mirza Gumay (55) dan dua rekannya, Budi Kurniawan (43) dan Trisna alias SU, dibekuk petugas Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Senin (14/10/2019).

Mereka kedapatan memiliki dan mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Amir Mirza dan Budi Kurniawan dibekuk di rumah kontrakan di Jalan Kemang, RT 009/011, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Sedangkan Trisna dibekuk di rumah kontrakannya di Kampung Rawa Domba, RT 004/RW 007, Keluraham Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan, dari tangan Amir Mirza Gumay dan Budi Kurniawan disita sabu sisa pakai sebanyak 0,52 gram serta satu alat hisap sabu atau bong.

"Dari tersangka Trisna disita narkoba jenis sabu sebanyak 0,38 gram bruto, satu linting ganja seberat 0,72 gram, timbangan dan alat hisap sabu," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/10/2019).

Vicky Nitinegoro Dibebaskan Polisi karena Tak Terbukti Konsumsi Narkoba

Sandy PAS Band Pastikan Konser MUR Tetap Berlangsung Jelang Pelantikan Presiden RI

Berdasarkan pemeriksaan petugas, kata Argo Yuwono, sabu dibeli dari RO yang saat ini buron dan dalam pengejaran polisi.

"Yang beli sabu ke RO ini adalah SU. Awalnya saat akan membeli sabu, mereka bertiga sedang tidak ada uang," kata Argo Yuwono.

Namun, Trisna alias SU memberi solusi agar Amir menggadaikan ponselnya untuk membeli sabu.

"Dengan menggadaikan HP, akhirnya mereka membeli sabu ke RO seharga Rp 700.000. Lalu sabu mereka konsumsi," katanya.

Menurut Argo Yuwono, Amir Mirza Gumay mengaku pernah mengonsumsi sabu tahun 2014. "Namun sempat berhenti, dan sebulan terakhir mulai mengonsumsi sabu," katanya lagi.

Selain sabu,  petugas juga menemukan beberapa linting ganja. "Ganja mereka dapat dari A yang kini juga sedang kita buru," ucap Argo Yuwono.

Petugas Gelar Operasi Yustisi di Tambun Bekasi, Temukan Warga DKI Sudah Menetap 7 Tahun

Pramugari Garuda Indonesia Perkenalkan Tenun Flight Bermotif Floral Karya Desainer Muda

Argo Yuwono menjelaskan, Amir Miraz Gumay dikenal sebagai sutradara film layar lebar berjudul Anak Negri Metalith yang digarap tahun 2013.

Akibat perbuatannya, ketiganya dijerat  Undang-Undang Narkotika. Ancaman hukuman sesingkat singkatnya 5 tahun penjara.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved