SD Inpres yang Digagas Soeharto Buat Duflo dan Abhijit Raih Penghargaan Nobel

Kebijakan yang pernah dikeluarkan Soeharto yakni SD Inpres ternyata dipuji dunia. Kebijakan ini dianggap memiliki pengaruh dalam peningkatan ekonomi.

SD Inpres yang Digagas Soeharto Buat Duflo dan Abhijit Raih Penghargaan Nobel
Istimewa
Dua peraih nobel ekonomi Abhijit Banerjee dan Esther Duflo 

Kemenangan nobel Abhijit Banerjee, Esther Duflo, dan Michael Kremer dikomentari oleh Titiek Soeharto putri Presiden ke-2 RI Soeharto.

Titiek Soeharto menjelaskan soal SD Inpres yang digagas di zaman ayahnya.

“Melalui Program SD Inpres, Presiden Soeharto berusaha untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa,” tulis Titiek di akun Instagramnya Rabu (16/10/2019).

Diketahui baru-baru ini penghargaan bergengsi Nobel Prize diberikan untuk 3 ekonom Amerika Serikat Abhijit Banerjee, Esther Duflo, dan Michael Kremer.

Dikutip kompas.com trio ekonom tersebut merupakan ekonom yang melakukan pendekatan pengurangan kemiskinan yang berbasis pada sebua desain eksperimen yang sangat hati-hati.

Berlomba-lomba Unggah Penghargaan, Ini Perbedaan Kemenangan DKI dan Jawa Tengah

Desain eksperimen tersebut nantinya akan menjadi jawaban dari sebuah pertanyaan-pertanyaan terkait kebijakan tertentu.

Salah satu dari pemenang Hadiah Nobel tersebut, Esther Duflo, adalah penerima termuda sekaligus perempuan kedua yang dianugerahi Hadiah Nobel ekonomi.

Siapa sangka ternyata Duflo dan suaminya Abhijit Banerjee meneliti soal SD Inpres Indonesia yang digagas di era Soeharto.

KISAH Sukses Para Driver Ojol Lulus Pascasarjana hingga Meraih Predikat Cum Laude

Profesor muda itu pernah meneliti kebijakan SD inpres yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia di era 1973 hingga 1978.

Periode tersebut merupakan era Soeharto menjadi Presiden di Indonesia.

Halaman
123
Penulis: Desy Selviany
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved