Wisata

RW 04 Minta Agar Pemprov DKI Melibatkan Warga dalam Menjaga dan Merawat Taman Bhineka Tunggal Ika

Teuku Azhari berharap warga sekitar diikutsertakan dalam pengelolaan Taman Bhineka Tunggal Ika.

RW 04 Minta Agar Pemprov DKI Melibatkan Warga dalam Menjaga dan Merawat Taman Bhineka Tunggal Ika
Warta Kota/Rizki Amana
Taman Bhineka Tunggal Ika 

Ketua RW 04 Panglima Polim, Kelurahan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Teuku Azhari berharap warga sekitar diikutsertakan dalam pengelolaan Taman Bhineka Tunggal Ika yang bisa berfungsi menjadi lokasi wisata.

Azhari bersama istri (Dian) mengatakan, pihaknya telah menyampaikan aspirasi tersebut saat melangsungkan pertemuan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) setempat dan dinas terkait semasa sosialisasi pembangunan taman.

Adapun permintaan tersebut berupa pengamanan dan perawatan taman maupun fasilitasnya agar fungsi taman sesuai dengan yang diharapkan warga.

"Ada pertemuan kelurahan dengan tokoh-tokoh masyarakat dan warga. Jadi keamanan, kehutanan ada dari lingkungan juga," ucap Dian saat ditemui di kediamannya, Panglima Polim, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019).

Pasalnya, permintaan tersebut ditujukan sebagai suatu kegiatan warga setempat dalam membangun kawasan taman dan lingkungan tetap dalam situasi nyaman dan terjaga.

Sebab, beberapa pengalaman serupa telah dialami rukun warga setempat dengan membiarkan taman langsung dikelola Pemkot tanpa mengikutsertakan warga hingga menyebabkan kerusakan taman.

"Yang sudah-sudah kan begitu kaya Taman Sepeda. Awalnya bagus, ujung-ujungnya semeraut, motor naik trotoar semua. Pernah saya tegur saya bilang ini Taman Sepeda atau taman ojol (ojek online)," keluh Azhari.

"Terus satu lagi Taman Wijaya kumuh bangat. Disekililingnya PKL (Pedagang Kaki Lima), jadi basecamp preman lah," tambahnya.

Selain itu, dalam urusan keamanan pihaknya meyakini dapat berkolaborasi dengan pihak keamanan yang disediakan dinas terkait ataupun Pemkot.

Dian, selaku Istri Ketua RW 04 Panglima Polim, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan saat ditemui bersama sang suami Teuku Azhari di kediamannya.
Dian, selaku Istri Ketua RW 04 Panglima Polim, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan saat ditemui bersama sang suami Teuku Azhari di kediamannya. (Warta Kota/Rizki Amana)

Karena, kawasan lingkungan lebih dapat dikuasai oleh warga sekitar, terlebih bagi mereka yang para petugas keamanan warga setempat.

"Nanti kalau ada ribut anak sekolah atau mabuk-mabukkan seharusnya pengamanan bisa bertindak. Kalau ada dari pengamanan warga jadi membantu," katanya.

Disisi lain, Petugas Pengamanan Taman Dina Kehutanan DKI Jakarta, Arya mengatakan, tupoksi yang diarahakan pihakanya berupa pengamanan taman dari kegiatan yang melanggar asusila ataupun norma yang berlaku di masyarakat.

Pengawasan taman dilakukan pihaknya dalam kurun waktu 1×24 jam dengan sistem pergantian shift bagi para petugas pengamanan.

"Dalam rangka monitor kegiatan dari warga jangan sampai ada yang mabuk-mabuk, pacaran tidak jelas ya asusila lah," katanya saat ditemui di Pos Pengamanan Taman Bhineka Tunggal Ika, Kamis (17/10/2019). (Rizki Amana)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved