Ketua Umum Iwapi Nita Yudi Dikabarkan Masuk Calon Menteri Jokowi

Namun, Nita mengaku kaget mendengar isu yang beredar bahwa namanya digadang-gadang masuk dalam calon menteri jilid kedua Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

Ketua Umum Iwapi Nita Yudi Dikabarkan Masuk Calon Menteri Jokowi
ist
Nita Yudi 

WARTA KOTA, PALMERAH  -------  Beberapa hari belakangan ini banyak sekali beredar nama-nama calon menteri yang akan membantu Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin lima tahun ke depan, meskipun pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2019-2024 saja akan dilaksanakan pada Minggu (20/10/2019).

Salah satu nama yang muncul adalah Ketua Umum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Nita Yudi. Nita juga merupakan mantan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf yang membentuk organ relawan yaitu Kelompok Perempuan UMKM 4.0 (KOPER).

Saat itu, Nita mengkampanyekan mengenai program-program pemerintah soal UMKM yang fokus pada pemberdayaan ekonomi perempuan untuk kesejahteran keluarga di berbagai daerah Indonesia.

Memang, Nita sangat tertanam jiwanya untuk membantu perempuan Indonesia agar mandiri secara ekonomi. Kini, IWAPI dibawah komando Nita sudah banyak melahirkan pengusaha baru dari kalangan perempuan.

Bahkan, peran IWAPI mampu meningkatkan kesejahteraan perempuan dan perekonomian Indonesia. Sekarang, IWAPI sedang fokus mendorong kaum perempuan lebih mandiri dan kreatif untuk menghadapi revolusi industri 4.0 agar perempuan melek teknologi digital.

Namun, Nita mengaku kaget mendengar isu yang beredar bahwa namanya digadang-gadang masuk dalam calon menteri jilid kedua Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Karena, kata dia, urusan menteri itu menjadi hak prerogratif Jokowi selaku Presiden RI.

“Wah saya malah belum denger tuh. Kan urusan menteri itu wewenang sepenuhnya di tangan Pak Jokowi,” kata Nita di Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Akan tetapi, Nita tidak keberatan apabila diminta untuk membantu Pemerintahan Jokowi selama lima tahun ke depan. Menurut dia, itu merupakan panggilan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara terutama rakyat Indonesia.

“Ya kalau ditugasi oleh Pak Jokowi, saya anggap itu panggilan tugas negara. Maka, saya siap mengabdi untuk negara dan rakyat Indonesia,” ujarnya.

Karena aktif dalam organisasi IWAPI, maka kabar yang beredar nama Nita layak menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Apalagi, Nita juga saat ini menjadi Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Perempuan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

“Saat ini diperlukan SDM yang unggul, maka dibutuhkan peran perempuan baik terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan serta generasi bangsa yang sehat dan potensi”, ungkapnya. tandasnya.

Penulis: Nur Ichsan
Editor: M Nur Ichsan Arief
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved