Kepala Sekolah Ditusuk Hingga Tewas Oleh Suami Siri Keponakannya, Dianggap Campuri Rumah Tangga?

Pelaku dendam kepada korban, karena dianggap banyak mencampuri urusan rumah tangga pelaku hingga bercerai,"

Kepala Sekolah Ditusuk Hingga Tewas Oleh Suami Siri Keponakannya, Dianggap Campuri Rumah Tangga?
Istimewa
Ilustrasi penusukan 

Sugimin (54), seorang Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 24, Desa Mensiap, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, ditemukan tewas mengenaskan, Kamis (17/10/2019) pagi.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go menerangkan, terduga pelakunya adalah FS (59).

Dia tak lain adalah mantan suami keponakan Sugimin.

Kepala Sekolah Dasar 24 Mensiap Baru, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, yang tewas karena ditusuk suami siri keponakannya. Pelaku penusukan (kiri) ditangkap warga.
Kepala Sekolah Dasar 24 Mensiap Baru, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, yang tewas karena ditusuk suami siri keponakannya. Pelaku penusukan (kiri) ditangkap warga. (Tribun Pontiana/Whatsapp)

"Motifnya sementara ini adalah perkara keluarga.

Pelaku dendam kepada korban, karena dianggap banyak mencampuri urusan rumah tangga pelaku hingga bercerai," kata Donny, Kamis sore.

Sutrada Amir Mirza Gumay Gadaikan Ponsel Untuk Beli Sabu Seharga Rp 700.000

Lewat Single Masih Harus Disini, Ifan Seventeen Mencoba Kembali ke Industri Musik Indonesia

Jelang Pelantikan Presiden Kawasan Glodok akan Dijaga Ketat, Panser dan Anoa Disiagakan

Donny menjelaskan, dari pemeriksaan diketahui, pada tahun 2017, FS menikasi PR secara siri.

Ternyata, biduk rumah tangga mereka hanya bertahan dua tahun. Pada tahun 2019, keduanya bercerai.

Setelah berpisah, PR dikembalikan ke orangtuanya.

Saat menikahi PR, FS diketahui telah memiliki istri sah di tempat asalnya di Pulau Jawa.

Pada bulan Agustus 2019, FS mendapat surat dari kelurga korban dan perangkat desa yang meminta FS mampu menghadirkan surat sah perceraian dari istri lamanya.

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Tega Aniaya Bayi Dua Tahun

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved