Wiranto Diserang

Kelompok Teroris Masa Kini Aktif Berdiskusi di Medsos, 36 Orang Diciduk Setelah Penusukan Wiranto

SETELAH penusukan Menko Polhukam Wiranto di Menes, Pandeglang beberapa waktu lalu, Tim Densus 88 Antiteror Polri membekuk 36 terduga teroris.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Muhammad Azzam
Lokasi penangkapan pria oleh Densus 88, tak jauh dari lokasi penggeledahan rumah terduga teroris di Tambun, Minggu (13/2019). Nampak seorang pria dibawa Densus 88 ke dalam mobil. 

SETELAH penusukan Menko Polhukam Wiranto di Menes, Pandeglang beberapa waktu lalu, Tim Densus 88 Antiteror Polri membekuk 36 terduga teroris.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi-aksi teror lanjutan dari kelompok radikal.

Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal menuturkan, dari hasil pengungkapan, ada fenomena baru yang dilakukan para terduga teroris dalam menjalin hubungan dan berkomunikasi.

Jokowi Membisu Saat Ditanya Soal Perppu KPK, Dua Pimpinan MPR Langsung Sigap Alihkan Pertanyaan

Mereka, kata Iqbal, tak lagi berinteraksi dan masuk dalam struktur organisasi tertentu secara aktif.

"Tetapi mereka berinteraksi melalui medsos. Ini merupakan fenomena baru."

"Di medsos ini mereka aktif diskusi ideologi, diskusi cara merakit bom, sampai dengan bicara rekan yang ditangkap dan belum, serta yang sudah dibaiat lewat online atau baiat online."

OTT Berlangsung Dramatis, Staf Protokol Wali Kota Medan Nyaris Tabrak Petugas KPK

"Dan kita pastikan mereka ini afiliasi ISIS kelompok Abu Bakar," papar Iqbal, Rabu (16/10/2019).

Setelah berinteraksi dan berdiskusi di medsos, kata Iqbal, mereka berpencar dan bergerak untuk melakukan amaliah masing-masing atau sendiri-sendiri.

"Dan jumlah mereka ini tidak sedikit. Densus 88 terus melakukan pengembangan di lapangan."

Maruf Amin Rahasiakan Kostum yang akan Dipakai Saat Pelantikan, Mengaku Masih Agak Kaget-kaget

"Tim dibagi, dan alhamdulilah kita bisa hentikan aksi rencana mereka dan temukan barang buktinya."

"Berupa bahan-bahan untuk merakit bom. Nanti kalau sudah lengkap kita sampaikan semua," ucap Iqbal.

Menurut Iqbal, unit siber patroli Densus 88 juga berupaya maksimal di sosmed, hingga membekuk para terduga teroris pasca-Abu Rara dan istrinya menusuk Menko Polhukam Wiranto.

Tiga Wali Kota Medan Cetak Hattrick Digarap KPK

"Pasca-Abu Rara, Densus 88 membekuk 36 orang terduga teroris dari sejumlah wilayah," ungkap Iqbal.

Yakni di Pandeglang 1 orang, Bali 2 orang, Manado 1 orang, Jakarta Selatan 2 orang, Bandung 7 orang, dan di Jambi 1 orang.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved