Pelantikan Presiden

Jelang Pelantikan Presiden Kawasan Glodok akan Dijaga Ketat, Panser dan Anoa Disiagakan

Kawasan Glodok, Jakarta Barat menjadi salah satu titik yang akan diperketat pengamanannya.

Jelang Pelantikan Presiden Kawasan Glodok akan Dijaga Ketat, Panser dan Anoa Disiagakan
Warta Kota/Nur Ichsan
Panser Anoa disiagakan di depan pusat pertokoan Lindeteves, Glodok, Jakarta Barat, untuk mengantisipasi kemanan, Selasa (20/5/2019). 
Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, kawasan Glodok, Jakarta Barat menjadi salah satu titik yang akan diperketat pengamanannya.
Hal itu disampaikan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjajanto saat gelar pasukan di silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019) pagi tadi.
Meski begitu, memang kawasan Glodok yang merupakan kawasan niaga ini selalu menjadi prioritas terkait keamanannya, bahkan sejak Pemilu 2019 hingga aksi demo yang terjadi di sekitar Monas, kawasan Glodok dijaga ketat.
Walau akan dijaga ketat, pantauan Wartakotalive.com belum ada personil yang diterjunkan di lokasi sekitar area Glodok, biasanya kawasan ini dijaga beberapa personil anggota TNI hingga satu unit Panzer Anoa milik TNI AD.
Sementara itu, di depan ITC Glodok juga sudah tersedia satu tenda yang nantinya akan digunakan anggota TNI untuk berjaga-jaga dan melakukan pengamanan di sekitar lokasi.
Walau begitu hingga saat ini masih nampak kosong.
Sedangkan untuk aktivitas di area Glodok juga terpantau normal, beberapa toko yang berada di lokasi juga masih melakukan aktivitas jual beli antara pedagang dan pembeli.
Beberapa kendaraan juga berlalu-lalang memasuki area sekitar pertokoan di Glodok.
Manager Costumer Realitionship LTC Glodok, Andrew Yulistiono mengatakan jika pengamanan Glodok jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI akan diperketat mulai malam ini.
"Benar pengamanan akan diperketat mulai malam ini," kata Andrew, saat dikonfirmasi, Kamis (17/10/2019).
Menurut Andrew, pengamanan yang dilakukan sama seperti pengamanan yang dilakukan beberapa waktu lalu seperti pemilu 2019.
Di saat itu, kawasan Glodok juga diperketat pengamanannya.
Nantinya, kawasan Glodok akan dijaga beberapa personil TNI dan juga satu unit kendaraan Anoa yang biasanya di parkirkan didepan gedung LTC Glodok. Walau kondisi keamanan diperketat, aktivitas di Glodok tetap berjalan seperti biasa.
"Pengamanan nanti dibantu dari Kostrad 330 dan satu kendaraan Anoa yang standby di LTC Glodok. Untuk jumlah seluruhnya ada 15 personil, dan sudah datang sore ini," ujarnya.
Tak Khawatir
Walau menjelang pelantikan kawasan Glodok akan di jaga ketat, namun hal itu tak membuat para pedagang khawatir.
Justru dengan peningkatan keamanan yang dilakukan akan berdampak dengan rasa nyaman para pengujung.
"Kalo saya sih, malah bagus. Dan itu memang sudah protap yang harus dilakukan. Ya apalagi glodok kan kawasan niaga, jadi saya rasa wajar," kata Lieu, salah satu pedagang di ITC Glodok.
Selain itu, hal serupa juga dikatakan oleh Robi (39) salah seorang pedagang mesin pompa air, ia mengatakan, tak mempermasalahkan dengan penjagaan ketat yang akan dilakukan penjelang pelantikan presiden dan wakil presiden.
"Gak masalah sih. Karena emang dari sejak Pemilu kemarin pasti di jaga kan didepan. Justru bagus biar kami (pedagang) merasa nyaman, pengujung pun juga merasa aman," katanya.
Walau begitu, Robi berharap tidak ada aksi-aksi yang justru membuat beberapa warga masyarakat resah, walaupun ada yang akan menyampaian pendapat, ia berharap tak ada aksi yang anarkis yang dapat merugikan masyarakat.
 
"Ya berharap pelantikan berjalan lancar ngak ada aksi-aksi yang justru membuat resah," ucapnya.
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved