Kriminalitas

Jalan Matraman Raya Rawan Penjambret

Seorang pengemudi ojeg pangkalan, Rudi (56) menjelaskan, wilayah Jalan Matraman Raya memang rawan kejahatan jalanan, terutama penjambretan.

Jalan Matraman Raya Rawan Penjambret
Warta Kota/Rangga Baskoro
Jalan Matraman Raya yang ditengarai rawan kasus penjambretan, Matraman, Jakarta Timr, Kamis (17/10/2019). 

Hati-hati jika melintas di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur. Terutama pada malam hari.

Di kawasan itu rawan terjadi tindak kriminal, khususnya penjambretan.

Pasangan suami istri (pasutri) menjadi korban penjambretan di Jalan Matraman Raya, Minggu (13/10/2019) lalu.

Lokasi Penemuan Mayat Lelaki Penuh Luka Bacok di Kampung Kalimanggis Depok Rawan Kriminalitas

Akibatnya mereka mengalami kerugian sekira Rp 25 juta lantaran tas yang dijambret berisi banyak perhiasan.

Seorang pengemudi ojeg pangkalan, Rudi (56) menjelaskan, wilayah Jalan Matraman Raya memang rawan kejahatan jalanan, terutama penjambretan.

"Banyak sih di sini, sering kejadian. Kalau malam jangan ditanya. Pas jalanan sepi, biasanya orang yang main handphone sambil jalan, jadi korban. Malingnya langsung kabur," ujar Rudi di lokasi, Kamis (17/10/2019).

Minim Lampu PJU, Lokasi Prostitusi di Kawasan Pasar Induk Tanah Tinggi Rawan Tindak Kriminalitas

Kejadian tersebut sering terjadi ketika malam hari.

Beberapa kasus yang didengarnya terjadi setelah pukul 21.00 WIB.

"Waktu itu saya lihat ada orang mau dijambret di dekat saya, lagi jalan kaki sendirian, motor boncengan melipir ke kiri. Tapi enggak kena. Untung gagal," jelasnya.

Lokasi Penjambretan Tas Perempuan Lansia di Bekasi Termasuk Rawan Aksi Kriminalitas

Selain Rudi, seorang sopir bajaj bernama Abdullah (61) juga membenar hal tersebut.

Ia pun pernah merasakan membawa penumpang yang jadi korban penjambretan.

"Memang rawan ya di sini. Dulu pernah kejadian juga, teman saya yang cerita. Ada dua sampai tiga kali. Nah itu jambret selalu kabur, enggak pernah ketangkep," tutur Abdul

Angka Kriminalitas di Jaksel 2018 Menurun Dibanding 2017

Lidya menjadi korban penjambretan saat melintas menumpangi bajak di Jalan Matraman Raya, Minggu (13/10/2019) lalu.

Akibatnya, tas berisi perhiasan bernilai sekira Rp 25 juta raib dibawa dua orang yang mengenderai satu sepeda motor.

Atas kejadian itu, ia telah melaporkanmya ke Mapolsek Matraman.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved