Sampah di Bekasi

Sampah Bambu di Bendung Koja Jatiasih Capai 1.200 Kubik, Baru Diangkut 64 Kubik

Sampah Bambu di Bendung Koja Jatiasih Bekasi Capai 1.200 Kubik, Baru Diangkut 64 Kubik. Butuh waktu lama Pemkot Bekasi membersihkan sampah bambu.

Sampah Bambu di Bendung Koja Jatiasih Capai 1.200 Kubik, Baru Diangkut 64 Kubik
Warta Kota/Muhammad Azzam
Petugas gabungan mulai membersihkan dan mengangkut tumpukan sampah bambu di Bendung Koja Kali Cikeas Jatiasih Kota Bekasi, Selasa (15/10/2019). 

Petugas gabungan mulai membersihkan dan mengangkut tumpukan sampah bambu di Bendung Koja Kali Cikeas Jatiasih Kota Bekasi pada Selasa (15/10/2019) kemarin.

Petugas gabungan ini berjumlah sekitar 100 orang meliputi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, DLH Kabupaten Bogor, DLH Provinsi Jawa Barat, TNI, maupun Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan proses pengangkutan sampah bambu yang dilakukan kemarin baru terangkut sekitar 64 kubik dari total 1.200 kubik sampah bambu yang ada di Bendung Koja Kali Cikeas tersebut.

"Jadi memang jelas kan kendalanya akses masuk alat berat. Jadi kita angkut manual dan dorong sampah bambu ini ke titik lain yang alat berat bisa masuk," ujar Yayan kepada Wartakotalive.com, Rabu (16/10/2019).

Melihat kondisi seperti ini, Yayan mengakui proses pengangkutan akan membutuhkan waktu lama.

"Tapi kami targetkan dua pekan atau maksimal satu bulan sudah terangkut semua," ucap dia.

Ia berkoordinasi dengan Pemkab Bogor dan Depok untuk pencegahan agar sampah bambu ini tak terulang.

"Kita akan telusuri asal sampah bambu ini, apakah sengaja atau gimana. Kalau sengaja bisa ditindak tapi kalau karena jatuh sendiri kita cari solusi agar sampah ini engga tersangkut di Bendung Koja karena sulit akses untuk diangkut," kata Yayan.

Petugas gabungan mulai membersihkan dan mengangkut tumpukan sampah bambu di Bendung Koja Kali Cikeas Jatiasih Kota Bekasi, Selasa (15/10/2019).
Petugas gabungan mulai membersihkan dan mengangkut tumpukan sampah bambu di Bendung Koja Kali Cikeas Jatiasih Kota Bekasi, Selasa (15/10/2019). (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Sementara Ketua KP2C mengatakan tumpukan sampah bambu kerap kali terjadi di Bendung Koja Kali Cikeas Jatiasih Kota Bekasi.

Sampah bambu itu muncul ketika hujan turun sehingga debit air yang naik di kali itu membuat sampah hanyut terbawa.

"Hulu kan Kali Cikeas dari Bogor da Depok mengalir ke Bekasi. Jadi memang sering kondisi begini. Kita juga kerap rutin lakukan pembersihan tiap harinya. Tapi kalau lagi banyak gini ya kita minta petugas gabungan dari Pemkot atau Pemkab," kata dua.

Ia menyebut sampah bambu yang menutupi aliran sungai menjadi salah satu penyebab lima perumahan - dua di Kabupaten Bogor dan tiga di Kota Bekasi -- di aliran sungai Cikeas banjir saat hujan deras mengguyur hulu sungai.

Agar sungai Cikeas dan Cileungsi tertangani dengan baik, KP2C berkomitmen tak akan berhenti dalam mengawasi dan mendengungkan kondisi sungai dari pencemaran, baik sampah bambu di sungai Cikeas maupun limbah bahan berbahaya beracun (B3) di sungai Cileungsi.

"Kami terus laporkan dan informasikan segala kondisi apapun ke Pemda terkait. Kita komitmen jadikan sungai bersih dari sampah dan limbah," paparnya. 

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved